DetikNews
Kamis 21 April 2016, 14:29 WIB

Luhut: Abu Bakar Baasyir Tak Dilarang Salat, Tapi Tak Dibenarkan Beri Tausiah

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Luhut: Abu Bakar Baasyir Tak Dilarang Salat, Tapi Tak Dibenarkan Beri Tausiah Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya tidak pernah melarang terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir untuk melaksanakan ibadah di LP Gunung Sindur, Bogor. Akan tetapi, pihaknya melarang Abu Bakar Baasyir untuk memberi tausiah karena khawatir terdapat muatan radikalisasi.

"Jangan ada twist kalau kita langgar dia lakukan ibadah. Kita menegakkan aturan penjara yang ada. Tidak ada sama sekali, apalagi dilarang salat. Yang tidak dibenarkan, dia memberi tausiah karena bisa ada radikalisasi," kata Luhut saat menggelar Coffee Morning di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2016).

Abu Bakar Baasyir dipindahkan dari LP Pasir Putih, Nusakambangan ke LP Klas III Gunung Sindur karena faktor kemanusiaan. Luhut juga menyebut di lapas tersebut Abu Bakar Baasyir tetap mendapat fasilitas yang layak.

Misalnya, ia diberi fasilitas tempat beribadah. Kemudian Abu Bakar juga difasilitasi kamar mandi yang dilengkapi pancuran air (shower).

"Pemindahan ABB ke Gunung Sindur. Ini tempat dia. Kalau dibilang tak ada (tempat untuk) ibadah, bohong. Ada tempat ibadah, tempat mandi, ada shower, bahkan ada meja buat minum teh," ujarnya.

Sekadar diketahui, Abu Bakar Baasyir dipidana selama 15 tahun sejak 2012 lalu. Sejak itu pula dirinya mendekam di ruang isolasi LP Pasir Putih, Nusakambangan. Ia kemudian dipindah ke LP Gunung Sindur, Bogor pada Sabtu (15/4) pukul 10.15 WIB melalui jalur udara dengan pesawat polisi bernomor ekor P4010 dan mendapat pengawasan ketat. Tak ada pengacara ataupun pihak keluarga yang mendampinginya saat proses pemindahan.


(aws/jor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed