Terjebak 6 Jam di Pondok Gede Bekasi Sejak Pukul 06.00 Akibat Banjir di Hek

Terjebak 6 Jam di Pondok Gede Bekasi Sejak Pukul 06.00 Akibat Banjir di Hek

Rivki, Jati Sherawidianti - detikNews
Kamis, 21 Apr 2016 12:32 WIB
Terjebak 6 Jam di Pondok Gede Bekasi Sejak Pukul 06.00 Akibat Banjir di Hek
Foto: Jati Sherawidianti/detik
Jakarta - Hujan yang mengguyur Jakarta sejak dini hari tadi memicu banjir cukup parah di kawasan Hek, Kramatjati, Jakarta Timur. Banjir ini juga menyebabkan kemacetan yang sama parahnya.

Ani (22), yang rumahnya di dekat Pondok Gede Mall, Bekasi, sejak pukul 06.00 WIB, Kamis (21/4/2016) telah berangkat menuju tempat kerja di Jakarta. Tapi hingga pukul 12.20 WIB, karyawati swasta itu masih saja terjebak di kawasan Pondok Gede.

Ani biasa melewati rute Lubang Buaya- Taman Mini- Kramat Jati- Cililitan. Lazimnya, bila berangkat pada pukul 06.00 WIB, maka sekitar 2 jam kemudianย  sudah sampai di Cililitan, Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

macet akibat banjir HEK


Tapi pada hari ini situasi berbeda. Semula dia naik angkot dari rumahnya pukul 06.00 WIB.Di tengah jalan dia melihat Kali Molek yang meluap. Saat itulah macet mulai terasa. Ani kemudian memutuskan turun dari angkot dan ganti memanggil ojek online.ย  Naik motor yang diharapkan lebih cepat, tak terlalu membuahkan hasil. Hingga pukul 09.00 WIB Ani masih terjebak di perempatan Taman Mini Square.

Rute Lubang Buaya ke arah Taman Mini yang biasa ditempuh 60 menit hari iniย  jadi 120 menit. Setelah itu, di Tamini Square selama 60 menit kendaraan Ani tidak bisa bergerak.

Kemacetan itu diduga karena ada banjir di kawasan Hek yang tak jauh dari Tamini Square. Informasi dari warga, banjir di Hek tidak bisa dilalui kendaraan. Banjir ini akibat meluapnya Kali Cipinang.

Banjir di Hek/Twitter BPBD DKI


Karena tidak bergerak, akhirnya Ani beserta warga lainnya putar arah melewati jalur TMII-Lubang Buaya-Pondok Gede-Jatiwaringin-Kali Malang-Kampung Melayu. Pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, motor berjalan lambat namun masih bergerak. Saat ini posisi motor Ani berada di Jalan Jatiwaringin yang masih masuk kawasan Pondok Gede Bekasi, menuju ke perempatan Kalimalang.

"Kecepatan motor maksimal 20 km/jam. Kendaraan menumpuk di perempatan Kalimalang," kata Ani. Jika motor selambat itu, maka mobil lebih lambat lagi.

Dan tampaknya perjalanan Ani menuju Jakarta tidak akan mulus, sebab di Kalimalang macet juga cukup parah. Penyebabnya adalah banjir di Cipinang akibat luapan sungai. (rvk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads