"Iya benar, sedang berlangsung," kata sumber detikcom di KPK, Kamis (21/4/2016).
Belum diketahui keterkaitan antara Edy dengan Nurhadi. KPK masih menelusuri keterkaitan keduanya.
Sebagaimana diketahui, Edy ditangkap KPK saat berada di sebuah hotel di Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat. Selain itu, KPK menangkap driver dan penyuap.
Nama Nurhadi mulai dikenal publik saat menggelar pernikahan anaknya dengan megah di Hotel Mulia, Senayan. Sebagai PNS, kekayannya mencapai Rp 30 miliar lebih.
Nurhadi juga sudah diperiksa sebagai saksi terhadap bawahannya, Andri Tristianto Sutrisna. Andri ditangkap KPK karena menerima suap pada Februari 2016 lalu.
(asp/asp)











































