"Dia bekerja di rumah makan Padang itu dari tahun 2004 dan memang keluarganya juga pada kerja di rumah makan," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada detikcom, Rabu (20/4/2016).
Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, Agus sudah bekerja di rumah makan padang sejak usia 19 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2004, Agus mengawali pekerjaannya sebagai pelayan di RM Padang Sari Minang Juanda, Jakarta Pusat. Agus bekerja di rumah makan tersebut selama 6 tahun.
Tahun 2010, Agus bekerja di sebuah rumah makan Padang di kawasan Kalideres, Jakarta Barat selama satu tahun. Tahun 2011-2012, Agus sempat bekerja di rumah makan Padang di Surabaya.
Dari Surabaya, Agus kemudian hijrah ke Malang, Jawa Timur. Di situ dia bekerja di rumah makan padang juga selama 2 tahun sampai 2014.
"Kemudian dari situ dia pindah ke Cikande, Serang, Banten. Di sana dia bekerja selama 1 tahun sampai tahun 2015 di rumah makan Padang di Cikande situ," urai Herry.
Sekitar akhir tahun 2015, Agus pindah kerja di rumah makan padang 'Gumarang' di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Di situlah, Agus berkenalan dengan korban yang kemudian diduga dibunuh lalu dimutilasi.
"Tim masih bekerja keras mencari Agus, doakan saja," tutup Herry. (mei/bag)










































