Presiden Jokowi akan disambut oleh Perdana Menteri Belanda Mark Rutte dalam suatu jamuan sarapan pagi pada Jumat akan datang di Catshuis. Demikian siaran pers Rijksvoorlichtingsdienst/RVD (Dinas Penerangan Kerajaan) dikutip detikcom Selasa (19/4/2016).
Catshuis adalah Kediaman Resmi Perdana Menteri Belanda, yang lokasinya bersisian dengan markas Mahkamah Internasional dan selemparan galah jaraknya dari Kedutaan Besar Republik Indonesia, Den Haag.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dari pihak Belanda yang ikut mendampingi PM Rutte antara lain Menteri Luar Negeri Bert Koenders, Menteri Perdagangan dan Kerjasama Pembangunan Lilianne Ploumen, serta Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Schultz van Haegen.
Selama pertemuan Presiden Jokowi dan PM Rutte, Jumat (22 April 2016), kedua pihak akan membicarakan isu-isu mengenai hubungan bilateral Indonesia-Belanda, peningkatan kerjasama ekonomi, penguatan rechtsstaat (negara hukum), dan penanggulangan terorisme.
Masih di Catshuis, kedua pihak juga akan menandatangani perjanjian mengenai peningkatan kerjasama antara kedua negara dalam bidang kelautan.
Kemudian Presiden bersama Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Schultz van Haegen serta delegasi bisnis dari kedua negara akan menuju ke Rotterdam untuk meninjau Maasvlakte II, yakni bagian dari perluasan Pelabuhan Rotterdam dari hasil reklamasi.
Di Rotterdam, Presiden Jokowi akan disambut oleh Walikota Achmed Aboutaleb, kemudian bersama seluruh delegasi akan dilakukan pelayaran dengan kapal untuk meninjau pelabuhan.
Selama pelayaran, Presiden Jokowi akan mendapat informasi mengenai perkembangan pelabuhan petikemas yang kini terbesar di Eropa itu, sektor kelautan Belanda serta keamanan air dan pertahanan pantai.
Selanjutnya dalam forum bisnis dan pertemuan bisnis dengan para CEO di Den Haag, Presiden akan melakukan dialog mengenai peluang dagang, investasi, dan saling tukar pengetahuan. Menteri Perdagangan dan Kerjasama Pembangunan Ploumen juga akan hadir dalam pertemuan ini.
Selama pertemuan, akan ditandatangani sejumlah kontrak dan perjanjian bisnis mengenai kerjasama lebih lanjut antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan Belanda.
Sehari sebelumnya, Presiden Jokowi juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan perwakilan masyarakat Indonesia di Belanda dan secara terpisah juga dengan perwakilan masyarakat Belanda.
(es/jor)











































