"Beliau sudah ditanya oleh DPW DKI. Kita tegaskan kembali, dia tetap katakan bahwa beliau tidak terkait suap menyuap. Basis pertama ini tetap percayai itu," jelas Sohibul di kantor DPP PKS di Jl TB Simatupang, Jakarta, Selasa (19/4/2016).
Namun, lanjut Sohibul, bila kemudian di belakang hari kadernya itu tersangkut hukum, PKS malah akan mendorong pada proses hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana dengan kabar ada kader PKS di DPRD DKI yang juga dibiayai umroh oleh Aguan?
"Saya kira silakan buktikan di proses hukum. Saya katakan berita soal ke rumah Aguan, umroh, sudah diklarifikasi DPW DKI. Kita kan terus kumpulkan info. Basis pertama percaya yang bersangkutan. Dalam proses kita dapat info juga, kalau benar dia tersangkut, kita tegas sesuai sanksi," tutup Sohibul. (dra/dra)











































