"Kita generasi muda Muhammadiyah harus menjadi bagian yang ikut memerangi narkoba. Kita harus mengedepankan bagaimana memerangi narkoba sebagai sarana ibadah dalam misi untuk membebaskan generasi muda dari bahaya narkoba," kata Taufik Kurniawan kepada detikcom, Minggu (17/4/2016). Hal tersebut juga disampaikan Taufik saat memberikan tausiyah di acara Apel Siaga Muhammadiyah di Purbalingga.
Apel siaga Muhammadiyah ini digelar di alun-alun Purbalingga pada Sabtu (16/4). Acara diikuti oleh lebih dari sepuluh ribu warga Muhammadiyah di Purbalingga dan sekitarnya. Acara diawali dengan jalan sehat seluruh siswa sekolah Muhammadiyah di Purbalingga dan sekitarnya. Acara ini adalah persiapan menjelang Musda Muhammadiyah. Acara ini dihadiri oleh Bupati Purbalingga, seluruh ortom Muhamadiyah juga pengurus Muhammadiyah wilayah Purbalingga. Ada dimeriahkan pertunjukan silat Tapak Suci, dan penampilan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taufik lantas menyinggung saat ini sedang terjadi transformasi kultural. Perkembangan teknologi di media sosial, menurut Taufik, seringkali disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak santun.
"Kita sebagai keluarga besar Muhammadiyah harus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif. Gunakan teknologi itu sebagai penegakan amal amar ma'ruf nahi munkar. Memperkuat dan memperbesar semangat fastabiqul khairat artinya berlomba-lomba dalam kebaikan," kata Taufik.
"Selain itu di bidang politik dan budaya, tentu Muhammadiyah juga harus dalam posisi yang ingin serba cepat, kita harus jemput bola sebagai fasilitator keinginan keumatan. Baik jemput bola amal usaha Muhammadiyah yang harus proaktif, juga harus semakin harmonis dengan pemerintah untuk membangun daerah," pungkasnya.
(tor/van)











































