Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Ajak Pemuda Muhammadiyah Perangi Narkoba

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Ajak Pemuda Muhammadiyah Perangi Narkoba

Ahmad Toriq - detikNews
Minggu, 17 Apr 2016 11:30 WIB
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Ajak Pemuda Muhammadiyah Perangi Narkoba
Foto: Taufik Kurniawan
Jakarta - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan memberikan sambutan dalam apel siaga Muhammadiyah di Purbalingga. Taufik mendorong generasi muda Muhammadiyah ikut memerangi narkoba.

"Kita generasi muda Muhammadiyah harus menjadi bagian yang ikut memerangi narkoba. Kita harus mengedepankan bagaimana memerangi narkoba sebagai sarana ibadah dalam misi untuk membebaskan generasi muda dari bahaya narkoba," kata Taufik Kurniawan kepada detikcom, Minggu (17/4/2016). Hal tersebut juga disampaikan Taufik saat memberikan tausiyah di acara Apel Siaga Muhammadiyah di Purbalingga.

Apel siaga Muhammadiyah ini digelar di alun-alun Purbalingga pada Sabtu (16/4). Acara diikuti oleh lebih dari sepuluh ribu warga Muhammadiyah di Purbalingga dan sekitarnya. Acara diawali dengan jalan sehat seluruh siswa sekolah Muhammadiyah di Purbalingga dan sekitarnya. Acara ini adalah persiapan menjelang Musda Muhammadiyah. Acara ini dihadiri oleh Bupati Purbalingga, seluruh ortom Muhamadiyah juga pengurus Muhammadiyah wilayah Purbalingga. Ada dimeriahkan pertunjukan silat Tapak Suci, dan penampilan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sampaikan Muhammadiyah adalah merupakan dakwah kultural yang betul-betul kita menerjemahkan dan meneruskan cita-cita KH Ahmad Dahlan. Di Purbalingga ini Muhammadiyah berkembang cukup pesat dan di Musda Muhammadiyah yang dilaksanakan tanggal 23 April ini diharapkan pengurus Muhammadiyah yang terpilih kita harapkan menjadi tokoh yang mempererat hubungan silaturahim antara pergerakan Muhammadiyah ini dengan pemerintah. Banyak hal yang sudah dilakukan kaitan dengan kerjasama sosial, Muhammadiyah juga mendukung terhadap rencana didirikannya Islamic Center oleh Bupati Purbalingga," kata Taufik.

Taufik lantas menyinggung saat ini sedang terjadi transformasi kultural. Perkembangan teknologi di media sosial, menurut Taufik, seringkali disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak santun.

"Kita sebagai keluarga besar Muhammadiyah harus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif. Gunakan teknologi itu sebagai penegakan amal amar ma'ruf nahi munkar. Memperkuat dan memperbesar semangat fastabiqul khairat artinya berlomba-lomba dalam kebaikan," kata Taufik.

"Selain itu di bidang politik dan budaya, tentu Muhammadiyah juga harus dalam posisi yang ingin serba cepat, kita harus jemput bola sebagai fasilitator keinginan keumatan. Baik jemput bola amal usaha Muhammadiyah yang harus proaktif, juga harus semakin harmonis dengan pemerintah untuk membangun daerah," pungkasnya.

(tor/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads