"Kebakaran berasal dari api lilin yang dinyalakan di rumah tersebut. Jadi di sana mati lampu kemudian menyalakan lilin, lalu api merembet ke seisi rumah," ujar Kapolsek Cilandak Kompol M Syafi'i saat dihubungi detikcom, Minggu (17/4/2016).
Syafi'i menjelaskan pada pukul 23.00 WIB, Sabtu (16/4) rumah tersebut mati lampu. Pembantu di rumah tersebut lalu menyalakan lilin. Tak lama dari lilin itu menyala, anak dari pemilik rumah bernama Fatira mencium bau terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun api makin membesar dan salah satu penghuni rumah tidak bisa menyelamatkan diri. Saat ini polisi sudah memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.
Korban tewas dalam peristiwa tersebut atas nama Rifki Gilang Arsada (17) anak pemilik rumah. Sedangkan tiga korban luka bakar yakni dr Utami Purbasari (49), Yongki (50) pemilik rumah dan Fatira Audita (19) anak pemilik rumah mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. (rvk/nrl)










































