Caketum Golkar Airlangga Hartarto Sowan ke Said Aqil Siradj

Caketum Golkar Airlangga Hartarto Sowan ke Said Aqil Siradj

Hardani Triyoga - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2016 20:18 WIB
Caketum Golkar Airlangga Hartarto Sowan ke Said Aqil Siradj
AIirlangga dan Said Aqil (Foto: Hardani Triyoga/detikcom)
Jakarta - Menjelang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, bakal calon Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menemui Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. Kedatangan Airlangga untuk meminta doa restu Said Aqil untuk maju sebagai caketum.

Ditemani Ketua Timses Pemenangan yakni Melchias Mekeng, Airlangga bertemu dengan Said Aqil sekitar 35 menit. Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja Said Aqil di lantai 3, gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat.

"Insya Allah tadi saya memohon doa restu dari beliau (Said Aqil -red). Kami sudah kenal lama sekali," kata Airlangga usai pertemuan, Sabtu (16/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan dalam pertemuan dibicarakan beberapa persoalan termasuk tantangan Golkar ke depan pasca Munaslub. Menurutnya, sejak lama Golkar punya kaitan erat dengan masyarakat Nahdiyin (masyarakat NU).

Bila terpilih, ia pun siap menggandeng masyarakat Nahdiyin

"Karena pelaku ekonomi itu kalangan nahdiyin, kalangan NU. Bagaimana ke depan, kami ingin mendorong adanya lembaga keuangan mikro yang bisa dinikmati masyarakat," tutur eks Ketua Komisi VI DPR itu.

Dalam pertemuan tertutup itu, Said Aqil berpesan kepada Airlangga agar ikhtiar dan mantap maju di bursa caketum Golkar, pada Mei mendatang. Ia menilai Airlangga layak memimpin Golkar karena punya kemampuan dan latar belakang yang bersih.

"Yang jelas, beliau layak dan punya kapasitas memimpin sebuah partai besar. Jadi, beliau bersilaturahmi, karena akan maju ingin memimpin sebuah partai," tutur Said Aqil.

Menurutnya, konflik Golkar yang berkepanjangan menjadi tantangan Airlangga bila nanti terpilih. Sebagai partai besar, Golkar harus bersatu dan bangkit.

"Saya menaruh harapan. Karena Golkar ini aset politik bangsa. Yang mapan manajemennya. Sudah mapan banget. Jangan partai mapan ini jadi berantakan," tuturnya.

(hat/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads