Polisi Maritim Malaysia Selamatkan 6 dari 10 WNI yang Kapalnya Dibajak

Polisi Maritim Malaysia Selamatkan 6 dari 10 WNI yang Kapalnya Dibajak

Dhani Irawan - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2016 03:12 WIB
Polisi Maritim Malaysia Selamatkan 6 dari 10 WNI yang Kapalnya Dibajak
Foto: Ilustrasi oleh Basith Subastian
Jakarta -
Dua kapal berbendera Indonesia dibajak di perairan Malaysia-Filipina. Dua kapal tersebut yaitu Kapal Tunda TB Henry dan Kapal Tongkang Cristi dibajak dalam perjalanan kembali dari Cebu, Filipina, menuju Tarakan.

Di dalam kapal tersebut ada 10 WNI. Saat kejadian, 1 orang ABK tertembak, 5 orang selamat dan 4 orang diculik.

"Satu ABK yang tertembak sudah diselamatkan oleh Polisi Maritim Malaysia ke wilayah Malaysia guna mendapatkan perawatan. Informasi terakhir yang  diperoleh bahwa meskipun mengalami luka tembak namun yang bersangkutan dalam kondisi stabil," demikian bunyi siaran pers resmi dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI yang disusun Direktur Perlindungan WNI Lalu M Iqbal, seperti yang diterima detikcom, Sabtu (16/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lima ABK lain yang selamat bersama kedua kapal dibawa oleh Polisi Maritim Malaysia ke Pelabuhan Lahat Datu, Malaysia," sambungnya.

Namun tidak disebutkan secara jelas, siapa pihak yang menculik 4 WNI lainnya. Diduga kuat, 4 WNI itu diculik oleh kelompok Abu Sayyaf.

Pihak Kemenlu RI terus berkoordinasi dengan pemerintah Malaysia dan Filipina. Belum diketahui pasti bagaimana nasib 4 WNI yang diculik itu. (dhn/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini