Polda Metro Jaya Luncurkan Program Polisi Bersahabat
Kamis, 17 Mar 2005 00:48 WIB
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani meluncurkan program Polisi Bersahabat. Tujuannya, menjadikan polisi polisi sipil yang tidak mengedepankan kekuasaan tapi pelayanan.Firman, usai peluncuran program Polisi Bersahabat di Hotel Le Meridien, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (16/3/3005) malam, menyatakan jika kepolisian ingin maju maka wajah kepolisian yang pertama kali harus diperbaiki adalah polisi metropolitan. "Jangan hanya jadi polisi yang modern dalam artian teknologi tetapi harus jadi polisi modern dalam sistem. Yaitu bagaimana menjadi polisi sipil yang tidak mengedepankan kekuasaan tapi pelayanan," katanya.Firman juga menyatakan institusi kepolisian adalah suatu bagian yang penting dalam kehidupan untuk memajukan suatu negara. Baik itu penegakan hukum maupun mengajak masyarakat ntuk disiplin melakukan rekayasa sosial.Dalam kesempatan yang sama kriminolog Adrianus Meliala menyatakan dengan adanya polisi bersahabat ini diharapkan bagaimana menyertakan masyarakat dalam membuat kebijakan-kebijakan kepolisian mulai dari polsek. "Karena sebelumnya community polisi lebih banyak berpidato dan hanya sampai pada tahap tatap muka saja tidak ada Polda-polda yang mau mengajak masyarakat untuk menentukan kebijaka," katanya.Menurut Adrianus, kebijakan ini sebenarnya adalah langkah preventif bagaimana membuat kejahatan tidak terjadi. Karena dengan kejahatan yang terjadi dan terungkaplah polisi dapat nama. Ini adalah kultur yang harus dilawan pihak kepolisian. Yaitu kultur yang lebih percaya dengan mengungkapkan kejahaan dia dapat nama, dikenal, naik jabatan dan seterusnya. "Seharusnya dengan adanya suatu kejahatan yang terjadi itu adalah kegagalan polisi unjtuk mencegahnya. Kultur yang sebelumnya hanya menguntungkan sebagian polisi jika dia adalah serse yang sangat tidak menyetujui kegiatan yang baru, yaitu upaya preventif," demikian Adrianus Meliala.
(gtp/)











































