"Siapapun kita yang mengandalkan tentengan untuk jadi modal dasar maka yang bersangkutan berkontribusi untuk menghancurkan Golkar karena pasti enggak akan ada prestasi," kata Idrus di Jenggala Center, Jl Ciasem, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016).
Tentengan yang dimaksud yaitu seperti uang atau pemberian lain untuk mendapatkan suara dalam dunia perpolitikan. Menurut Idrus, yang dibutuhkan saat ini adalah kekuatan konseptual untuk menghadapi tantangan ke depan. Jika konsep tersebut telah dikuasai, maka menurut Idrus, Golkar akan kembali menjadi partai pemenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idrus mengatakan, wajah parpol di DPR saat ini begitu buruk di mata masyarakat. DPR tidak produktif dan justru banyak melukai hati masyarakat karena terlibat kasus korupsi.
"Proses-proses di DPR hanya diisi intrik-intrik dan barter-barter politik. Apakah masyarakat merasakan manfaat elit-elit politik yang ada di DPR?" ujarnya.
Padahal menurutnya, banyak juga kader parpol yang cerdas dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Namun sayangnya banyak kader potensial itu justru tidak terakomodasikan.
"Tidak selamanya kader-kader yang cerdas mendapatkan posisi yang sesuai dengan kecerdasannya," kata Idrus.
(khf/dhn)











































