Seolah ingin menegaskan sikap Golkar tak berubah setelah Munaslub, para caketum Golkar pun saling 'berlomba' memikat hati Presiden Jokowi. Caketum Ade Komarudin yang belum lama jadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto memberi garansi kepada Presiden Jokowi terkait pembahasan RUU Tax Amnesty.
"Kita pokoknya masa persidangan sekarang harus selesai. Targetnya, ya target, namanya target harus optimistis," kata Ade usai pertemuan pimpinan DPR dan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016). Ade Komarudin memang getol mendorong RUU Tax Amnesty, bahkan sempat terjadi persinggungan keras dengan sesama pimpinan DPR yakni Fadli Zon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya mereka berdua yang mencoba memikat Presiden Jokowi. Eks Ketua DPR Setya Novanto yang sempat berjarak dengan presiden di tengah isu panas perpanjangan kontrak Freeport kini juga merapat.
"Dari dulu saya selalu melakukan yang terbaik, apa yang diinginkan dari pemerintah dan Presiden Indonesia, dan apa yang diprogramkan dan direncanakan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat. Makanya saya selalu mendukung beliau," kata Setya Novanto saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016).
"Saya dari dulu selalu memberikan dukungan kepada beliau," jawab Novanto saat ditanya apakah hubungannya dengan Presiden Jokowi sudah mencair.
Sebenarnya sepenting apa 'dukungan' Presiden Jokowi untuk caketum Golkar, siapa yang bakal memenangkan dukungan itu?
Munaslub Golkar akan digelar 17 Mei 2016 mendatang di Bali. Sampai kini DPP Golkar masih menunggu SK Menkum HAM sebagai dasar pelaksanaan Munaslub. (van/try)











































