Janji Manis Caketum Golkar ke Jokowi

Jelang Munaslub Golkar

Janji Manis Caketum Golkar ke Jokowi

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jumat, 15 Apr 2016 15:55 WIB
Janji Manis Caketum Golkar ke Jokowi
Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo
Jakarta - Partai Golkar memang tak pernah bisa lepas dari pusat kekuasaan. Setelah sempat jadi bagian dari KMP, kini Golkar masuk barisan parpol pendukung pemerintahan.

Seolah ingin menegaskan sikap Golkar tak berubah setelah Munaslub, para caketum Golkar pun saling 'berlomba' memikat hati Presiden Jokowi. Caketum Ade Komarudin yang belum lama jadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto memberi garansi kepada Presiden Jokowi terkait pembahasan RUU Tax Amnesty.

"Kita pokoknya masa persidangan sekarang harus selesai. Targetnya, ya target, namanya target harus optimistis," kata Ade usai pertemuan pimpinan DPR dan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016). Ade Komarudin memang getol mendorong RUU Tax Amnesty, bahkan sempat terjadi persinggungan keras dengan sesama pimpinan DPR yakni Fadli Zon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara caketum Golkar lainnya, Priyo Budi Santoso, bahkan menegaskan bahwa jika dirinya terpilih jadi ketum maka Golkar akan sepenuhnya mendukung pemerintahan Jokowi-JK. "Kalau saya dapat mandat, saya tidak ragu bawa partai bekerja sama dan mendukung penuh pemerintahan Jokowi-JK. Dari kantor Kecamatan sampai desa akan dihidupkan kembali. Kantor DPP akan jadi pusat komando sekaligus rumah rakyat. Rakyat bisa berduyun-duyun datang ke kantor partai untuk sampaikan aspirasinya," kata Priyo usai deklarasi sebagai caketum Golkar di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (14/4/2016). Priyo menunjuk Hajriyanto Y Thohari menjadi ketua pengarah tim suksesnya.

Bukan hanya mereka berdua yang mencoba memikat Presiden Jokowi. Eks Ketua DPR Setya Novanto yang sempat berjarak dengan presiden di tengah isu panas perpanjangan kontrak Freeport kini juga merapat.

"Dari dulu saya selalu melakukan yang terbaik, apa yang diinginkan dari pemerintah dan Presiden Indonesia, dan apa yang diprogramkan dan direncanakan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat. Makanya saya selalu mendukung beliau," kata Setya Novanto saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016).

"Saya dari dulu selalu memberikan dukungan kepada beliau," jawab Novanto saat ditanya apakah hubungannya dengan Presiden Jokowi sudah mencair.

Sebenarnya sepenting apa 'dukungan' Presiden Jokowi untuk caketum Golkar, siapa yang bakal memenangkan dukungan itu?

Munaslub Golkar akan digelar 17 Mei 2016 mendatang di Bali. Sampai kini DPP Golkar masih menunggu SK Menkum HAM sebagai dasar pelaksanaan Munaslub. (van/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads