"Itu wacana, saya enggak mau komentarin wacana. Kalau saya tidak mau komentari wacana, jadi sesuatu yang masih wacana tak boleh saya komentari," kata pria yang akrab disapa Akom itu usai pertemuan DPR dan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016).
Di luar isu setoran itu, Akom sendiri optimistis bisa sukses dalam suksesi Golkar. Dia pun terus melakukan kunjungan ke tokoh-tokoh Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panitia Munaslub Golkar sendiri masih membahas soal besaran setoran. Sempat mencuat angka Rp 20 miliar sebagai setoran wajib bagi para calon ketum.
Akan tetapi hampir semua calon ketum atau pun tim suksesnya menolak adanya setoran. Mereka mengusulkan agar dana Munaslub didapat dari patungan, bukan setoran wajib calon ketum.
(bag/van)











































