Saat ditemui di Balai Kota DKI, Jakarta, pagi tadi, Jumat (15/4/2016), Ahok menyatakan tak pernah terpancing isu-isu panas tersebut. Walaupun banyak yang berusaha memancingnya dengan harapan tak berkonsentrasi kerja, itu tak terjadi.
"Saya mau kerja, banyak kerjaan. Orang-orang ini tergetnya apa tahu nggak? Supaya ngarep saya nggak konsentrasi kerja. Dia pikir saya keganggu, saya nggak. Kamu mau caci maki saya, mau apain saya, saya nggak keganggu kok," tegas pria berkacamata ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamu lihat saja muka saya, ada stres nggak? Saya justru kayak gitu tuh segan saya. Kalau nggak ada kejadian itu aku ngantuk. Justru aku demen kayak gini ribut. Aku sudah bilang aku hobinya ribut, cuma sekarang kan kerjaan banyak," tegasnya.
Berbeda dengan biasanya, Ahok kali ini meminta wartawan tak menanyakan hal-hal yang sengaja untuk memancing emosinya. Dia selama ini selalu meladeni permintaan wawancara, karena bukan seorang pengecut, menghindari persoalan. Namun, kadang dia merasa ada pertanyaan yang nadanya jebakan, memojokkan, sampai memancing agar marah.
Meski begitu, saat ditanya isu-isu lain, Ahok tetap memberikan jawaban. Termasuk soal kabar isu dugaan suap reklamasi yang juga menyeret politisi DPRD DKI lainnya, selain M Sanusi. Soal ini, Ahok mengaku tidak tahu dan menyerahkannya ke KPK. (mad/mad)











































