Keluarga dan Pengacara: Abu Bakar Baasyir Sehat Walaupun Kondisinya Tertekan

Keluarga dan Pengacara: Abu Bakar Baasyir Sehat Walaupun Kondisinya Tertekan

Muchus Budi R. - detikNews
Kamis, 14 Apr 2016 19:54 WIB
Keluarga dan Pengacara: Abu Bakar Baasyir Sehat Walaupun Kondisinya Tertekan
Foto: Ari Saputra/ Abu Bakar Baasyir di persidangan beberapa waktu lalu
Solo - Dalam seharian ini tersiar kabar bahwa Abu Bakar Ba'asyir, meninggal dunia di ruang isolasi Penjara Pasir Putih Nusakambangan. Isu meninggalnya Baasyir yang ditahan atas kasus terorisme ini menyebar di berbagai tautan, pesan dan kicauan.

Keluarga dan Tim Pembela Muslim (TPM) selaku pengacara, membantah kabar itu. Baasyir sehat, meskipun dalam kondisi tertekan.

"Beliau sehat. Kalau ada apa-apa pasti kami diberitahu. Yang pasti akibat isolasi yang diterimanya sejak selesai sidang PK, kesehatannya memang terlihat menurun. Selnya selalu dikunci 24 jam, belum diperbolehkan salat Jumat, olah raga atau menghirup udara terbuka, tidur tanpa kasur (di atas semen yang keras) nyamuk masuk besar-besar (nyamuk kebon) sehingga mengganggu tidurnya," tulis Ketua Dewan Penasehat TPM, Mahendradatta, dalam pesan singkatnya, Kamis (14/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal serupa juga disampaikan oleh Abdul Rochim Baasyir, putra kandung Abu Bakar Baasyir. Iim, demikian dia akrab disapa, mengatakan Rabu kemarin dia menemui ayahnya di LP Pasir Putih selama dua jam, pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Dia bertemu ayahnya dengan disekat kaca tebal karena memang diberlakukan isolasi ketat terhadap tokoh sepuh pendiri Pesantren Ngruki tersebut.

"Memang diisolasi semakin ketat. Tidak semua boleh bertemu. Saya bisa karena anaknya. Beliau sehat tapi memang kelihatan sangat tertekan. Belia mengeluhkan tidak diperbolehkan salat berjamaah dan salat Jumat. Ini sudah keterlaluan memang, karena dilarang menjalankan perintah agama. Yang pasti hingga malam ini kami tidak menerima kabar apapun dari sana (Nusakambangan)," ujar Iim kepada detikcom.

Namun lebih dari itu Baasyir tidak mengeluhkan apapun tentang yang dirasakannya di penjara. Kepada Iim Ba'asyir juga tidak menceritakan tentang kabar bahwa dalam waktu dekat dia akan dipindahkan ke LP Gunung Sindur, Bogor, seperti yang dikabarkan.

Selama ini, kata Iim, keluarga memang juga tidak pernah diberitahu jika Baasyir akan dipindahkan. Kemungkinan Baasyir juga tidak mengetahui secara pasti rencana pemindahan itu.

"Beliau tidak cerita tentang itu (akan dipindahkan). Pemerintah selama ini memindah-mindahkan beliau juga tidak pernah memberitahu kami, baru setelah dipindahkan biasanya ada pemberitahuan. Kami dari keluarga ini merasa seperti tidak pernah dianggap. Namun memang kemarin saat saya jenguk, beliau menerima beberapa tamu. Katanya dari BNPT. Saya tidak tahu yang dibicarakan, apakah terkait rencana pemindahan itu atau bukan," kata Iim. (mbr/dra)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads