Acara deklarasi dalam konsep yang sederhana ini digelar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (14/4/2016). Tagline yang diusung Priyo dalam deklarasi ini adalah 'Priyo Budi Santoso Harapan Baru. Golkar Bangkit Bersatu'.
"Dengan bismillahhirrohman nirrohim, saya mendeklarasikan siap untuk maju sebagai calon Ketua Umum Golkar," kata Priyo di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (14/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nanti jadi ketua umum, saya berencana hidupkan kembali jaring-jaring baru, APB. Tentara, Polri, birokrasi. Kedua, saya ingin tegaskan kembali komitmen dan keberpihakan saya terhadap doktrin kekaryaan," tuturnya.
Kemudian, selama berkarir 29 tahun di Golkar, ia melihat sempat ada ancaman perpecahan setelah konflik selama setahun lebih. Namun, ancaman perpecahan ini berakhir setelah ada kesepakatan semua pihak untuk islah.
"Orang prediksi Golkar tinggal tulang belulang karena dilanda perpecahan tapi Alhamdulillah di menit terakhir atas keinginan dan energi positif dari banyak pihak, akhirnya Golkar sepakat Munaslub," kata eks Wakil Ketua DPR RI ini.
Lalu, bila terpilih menjadi Ketua Umum, dia akan membawa Golkar ke pemerintahan. Prinsip ini sesuai arah Golkar sebagai partai pendukung pemerintah.
"Kalau saya dapat mandat, saya tidak ragu bawa partai bekerjasama dan mendukung pemerintahan Jokowi-JK," ujarnya.
Dalam deklarasi ini, selain Hajriyanto, ada kader Golkar lain yang menjadi timses pemenangan Priyo yaitu Matilda Ingkriwang, Indra Adnan Muklis, Tonny Apriliani, Vasco, dll. (hat/van)











































