Ada Perlakuan Khusus Presiden Erdogan Kepada Wapres JK di Pembukaan KTT OKI

Laporan dari Turki

Ada Perlakuan Khusus Presiden Erdogan Kepada Wapres JK di Pembukaan KTT OKI

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 14 Apr 2016 15:11 WIB
Ada Perlakuan Khusus Presiden Erdogan Kepada Wapres JK di Pembukaan KTT OKI
Wapres JK dan Presiden Erdogan (Foto: Muhammad Taufiqurrahman/detikcom)
Istanbul - Presiden Turki Recep Recep Tayyip Erdoğan menyambut setiap kepala negara di pembukaan KTT Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ke-13 di Istanbul, Turki. Saat menyambut setiap negara yang hadir, Erdogan memberikan penyambutan khusus kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Perlakuan khusus ini terlihat saat JK tiba ditempat acara di Istanbul Covention Centre sekitar pukul 9.15 waktu setempat, Kamis (14/4/2015). Sebelum kedatangan JK, beberapa kepala negara sudah tiba terlebih dahulu akan disambut dengan saling bersalaman dan foto bersama. Dan tibalah saat JK tiba dan menuju ke hall penyambutan untuk foto bersama.

Saat JK turun dari kendaraa iring-ringan, Erdogan sudah terlihat maju beberapa langkah ke depan. Tangannya terbuka menawarkan pelukan kepada JK. Tawaran pelukan itu juga disambut oleh JK dan kemudian keduanya saling berpelukan sambil tersenyum bersama-sama. Keduanya terlihat berbincang sambil berjabat tangan erat dan saling berciuman pipi. Keduanya lantas berfoto bersama yang diabadian oleh juru foto yang  hadir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemandangan tersebut cukup unik dikarenakan hanya perwakilan Indonesia yakni Wapres JK yang mendapat perlakuan itu. Kepala-kepala negara lainnya tidak mendapatkan perlakukan khusus seperti yag didapatkan JK.

Keakraban kedua negara memang terlihat saat JK juga menghadiri KTT Nuklir di Washington, Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu di mana Erdogan juga hadir dalam acara tersebut. Saat itu Erdogan mengundang seluruh kepala negara yang hadir di KTT Nuklir untuk hadir dalam peresmian Pusat Kebudayaan Turki di Maryland, AS, termasuk undangan kepada Presiden Barrack Obama.

Namun menjelang acara, semua kepala negara memberikan konfirmasi tidak menghadiri acara peresmian. Pihak Kemlu RI sempat memberi masukan, agar JK mempertimbangkan lagi rencana kehadirannya di acara tersebut dengan alasan tidak ada kepala negara datang.

Mendengar penjelasan tersebut, JK rupanya berpikir lain. JK malah ingin hadir sebagai wujud respek kepada sesama negara Muslim.

"Justru di saat seperti itu kita harus hadir, agar mereka tahu kita peduli kepada Turki, kita respek kepada sesama negara berpenduduk muslim. Dengan begitu Indonesia tampil lebih menonjol dan diperhitungkan serta dihormati. Dan tentu Presiden Erdogan, akan respek," kata JK kala itu.

Apa yang dipikiran JK ternyata terbukti, Presiden Erdogan memberi kehormatan yang setimpal kepada JK saat meresmikan Masjid Dua Menara dan Pusat Kebudayaan Turki di Maryland AS. JK diberi penghormatan menggunting pita merah disambut tepuk tangan ratusan warga Turki. (fiq/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini