Jokowi mengatakan, pemerintah juga telah memiliki data-data nama pengusaha dan konglomerat Indonesia, seperti yang dilansir oleh Panama Papers.
"Itu nanti baru akan kita bicarakan setelah semuanya data-datanya komplit, baru saya akan bicara," kata Jokowi usai merayakan Hari Hutan Internasional di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (14/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi mengatakan, dirinya tak mau bicara dulu karena sedang mengumpulkan data yang komplit. Dia tak ingin masalah Panama Papers ini dibicarakan setengah-setengah.
"Nanti saya akan bicara setelah semuanya tadi yang saya sampaikan ada. Jangan sampai bicara setengah-setengah, kasih pernyataan setengah-setengah," kata Jokowi.
(Baca juga: Ketua BPK: Apakah Nama yang di Panama Papers itu Bersalah? Tidak!) (jor/hri)











































