"Bagi saya itu kemunduran bagi partai sebesar Golkar, dan ini pertama kali terjadi dalam sejarah berdirinya Golkar," ucap Bambang Soesatyo yang juga Wabendum Golkar dalam pesan singkat, Kamis (15/4/2016).
Menurut Bambang, jika ada syarat caketum harus setoran, kenapa tidak sekalian saja Munaslub Golkar diserahkan kepada Event Organizer (EO). Anggap saja Munas itu sebuah pertunjukan konser musik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Munas Bali tahun 2014 menghabiskan dana sekitar Rp 10 miliar. "Masih untung Rp 20 miliaran (jika dibuat EO). Hehehe," lanjut Bambang sambil kelakar.
Sebelumnya, wacana itu digulirkan Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Munas Yorrys Raweyai. Menurutnya, semangatnya adalah transparansi. Dia justru ingin membersihkan Munas dari praktik money politics, terutama cawe-cawe caketum ke kader daerah.
SC dan OC Munaslub sudah membuat hitung-hitungan kasar biaya yang dibutuhkan untuk munas. Yaitu mencakup sewa hotel di Bali, akomodasi dan ongkos kedatangan seluruh peserta munas se-Indonesia. Dihasilkan angka estimasi sekitar Rp 100 miliar.
Namun soal berapa angka final yang disyaratkan untuk caketum masih dibahas, meski sebelumnya sempat beredar isu Rp 20 miliar.
(miq/ear)











































