Bamsoet: Setoran Caketum untuk Munaslub Kemunduran Bagi Golkar

Bamsoet: Setoran Caketum untuk Munaslub Kemunduran Bagi Golkar

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 14 Apr 2016 05:42 WIB
Bamsoet: Setoran Caketum untuk Munaslub Kemunduran Bagi Golkar
Foto: Bambang Soesatyo dan Ade Komaruddin (Lamhot/detikfoto)
Jakarta - SC Munaslub Golkar memasukkan syarat bahwa caketum harus menyumbang untuk Munaslub yang akan digelar 17 Mei di Bali. Timses caketum Ade Komarudin, Bambang Soesatyo, menilai syarat itu kemunduran bagi Golkar.

"Bagi saya itu kemunduran bagi partai sebesar Golkar, dan ini pertama kali terjadi dalam sejarah berdirinya Golkar," ucap Bambang Soesatyo yang juga Wabendum Golkar dalam pesan singkat, Kamis (15/4/2016).

Menurut Bambang, jika ada syarat caketum harus setoran, kenapa tidak sekalian saja Munaslub Golkar diserahkan kepada Event Organizer (EO). Anggap saja Munas itu sebuah pertunjukan konser musik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiketnya masuknya dijual bagi yang berminat untuk menjadi peserta. Katakanlah peserta Munas yang memiliki suara sebagaimana tercatat di DPP Partai Golkar 568, dikali perlembar tiket masuk Rp 50 juta/lembar bisa dapat kurang lebih Rp. 30 miliar," ujar Bambang.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Munas Bali tahun 2014 menghabiskan dana sekitar Rp 10 miliar. "Masih untung Rp 20 miliaran (jika dibuat EO). Hehehe," lanjut Bambang sambil kelakar.

Sebelumnya, wacana itu digulirkan Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Munas Yorrys Raweyai. Menurutnya, semangatnya adalah transparansi. Dia justru ingin membersihkan Munas dari praktik money politics, terutama cawe-cawe caketum ke kader daerah.

SC dan OC Munaslub sudah membuat hitung-hitungan kasar biaya yang dibutuhkan untuk munas. Yaitu mencakup sewa hotel di Bali, akomodasi dan ongkos kedatangan seluruh peserta munas se-Indonesia. Dihasilkan angka estimasi sekitar Rp 100 miliar.

Namun soal berapa angka final yang disyaratkan untuk caketum masih dibahas, meski sebelumnya sempat beredar isu Rp 20 miliar.

(miq/ear)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads