Jaksa dan Bupati Ditangkap, JK: Kita Evaluasi Apa yang Harus Diperbaiki

Laporan dari Istanbul

Jaksa dan Bupati Ditangkap, JK: Kita Evaluasi Apa yang Harus Diperbaiki

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 14 Apr 2016 01:39 WIB
Jaksa dan Bupati Ditangkap, JK: Kita Evaluasi Apa yang Harus Diperbaiki
Foto: JK tiba di Turki untuk hadiri KTT OKI (Taufiq/detikcom)
Istanbul - Dalam beberapa waktu terakhir, penegak hukum menangkap dan menetapkan beberapa orang bupati dan jaksa. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan akan segera melakukan evaluasi atas peristiwa itu.

"Kita hukum seberat-beratnya agar jera, ternyata enggak jera juga," ujar JK di sela-sela kunjungannya di Istanbul, Turki, Rabu (13/4/2016).

"Kita harus evaluasi dan apa yang harus diperbaiki," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, JK juga meminta kepada seluruh penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak fokus pada bagian penindakannya saja, tapi juga pencegahan.

"Jangan hanya tangkap tangan penting, tapi pencegahan juga," kata JK.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa pejabat daerah tertangkap tangan melanggar hukum seperti terlibat narkoba dan korupsi. Tidak hanya itu, beberapa jaksa juga tertangkap tangan menerima suap.

Di antaranya yang ditangkap KPK terakhir adalah bupati terpilih Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Suparman, Bupati Subang Ojang Sohandi, dan dua orang Jaksa dari Kajati Jawa Barat.

(tfq/miq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini