"Ada 5 saksi yang kita periksa penerima telepon hingga manajemen IKEA. Tadi saya sudah lakukan interogasi untuk mendalami motif di balik ancaman itu," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo, di lokasi, Rabu (13/4/2016).
Sutarmo mengatakan, pemeriksaan juga dilakukan untuk percakapan telepon selama satu bulan terakhir kepada IKEA. Saat ini masih di dalami hasil pemeriksaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutarmo menceritakan, IKEA mendapat telepon ancaman dari seorang pria yang mengatakan 'sebentar lagi bom akan meledak'. Tidak diketahui identitas pria penelepon itu dan tidak dijelaskan di mana letak bomnya.
"Sesuai intruksi kami, mereka melakukan evakuasi karyawan dan pengunjung. Ketika kami datang evakuasi sudah berjalan 50 persen.Β Selanjutnya kami meminta bantuan tim gegana Polda Metro Jaya untuk dilakukan sterilisasi. Tim datang sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung sterilisasi seluruh area IKEA," paparnya.
"Dari hasil sterilisasi selama 2 jam lebih 15 menit oleh tim gegana, tidak ditemukan benda mencurigakan. Untuk tahapan selanjut kami akan memulai penyelidikan terkait ancaman bom," imbuh Sutarmo.
(ed/miq)











































