Penyanderaan 10 WNI oleh Teroris Abu Sayyaf Dalam Proses Soft Diplomacy

Penyanderaan 10 WNI oleh Teroris Abu Sayyaf Dalam Proses Soft Diplomacy

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 13 Apr 2016 17:34 WIB
Penyanderaan 10 WNI oleh Teroris Abu Sayyaf Dalam Proses Soft Diplomacy
Ilustrasi (Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo)
Jakarta - 10 WNI masih disandera kelompok teroris pimpinan Abu Sayyaf di Filipina. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan saat ini kasus tersebut sedang dalam tahap penyelesaian.

"Intinya, sekarang sedang dalam tahap penyelesaian," kata Pramono Anung di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016).

Pramono tak merinci tahap penyelesaian yang dimaksudnya. Dia hanya menyebut penyelesaian yang dimaksud yakni dengan cara soft diplomacy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan apa yang akan dilakukan, diselesaikan yang kita sebut dengan soft diplomacy itu sedang dilakukan dan mudah-mudahan bisa terealisasi," katanya.

Ditegaskan Pramono, pemerintah RI sangat memberikan perhatian penuh atas kejadian ini. Diharapkan 10 WNI itu bisa segera terbebas dan kembali ke tanah air dengan selamat.

"Pemerintah sangat memberikan perhatian sangat penuh dan khusus terhadap penyanderaan ini dan berharap bahwa pemerintah Filipina dan Indonesia sendiri bisa menyelesaikan itu. Bentuknya apa, ada hal yang tidak bisa diungkapkan kepada publik," jelas Pramono. (rjo/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini