"Masalah komite-komite pemilihan, masalah ketua, ya komite etik untuk dilakukan verifikasi yang menyangkut pesertanya semua harus disiapkan ini, sampai pada pelaksanaan Munas," kata Ketua Komite Pemilihan Munas Golkar Rambe Kamarulzaman di gedung DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakbar, Rabu (13/4/2016).
Selain itu, Rambe menjelaskan, perihal isu penarikan dana bagi para calon ketua umum sebesar Rp 20 miliar juga dibahas. Meski menurutnya ide tersebut tak jelas dari mana asalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang penting kata Rambe, dana tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, dana yang diberikan juga jangan sampai mempersulit calon.
"Bagaimana prosedurnya jangan sampai menyulitkan dan harus ada prosedur yang jelas," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menekankan agar jangan sampai ada permasalahan baru akibat penarikan dana sebesar Rp 20 miliar tersebut. Seluruh prosedur harus dilakukan dengan adil dan terbuka.
"Ini kan biar kita buka masalah ini, pendaftaran bakal calon sampai sosilisasi ke wilayah terhadap bakal calon itu, sampai pada debat publik, sampai pada resmi bakal calon yang disampaikan dalam Munas," ujarnya. (kff/van)










































