"Saya kira KPK periksa sudah benar, biar nanti terungkap ada apa, motif apa ditunda-tunda begitu kan aneh kan. Drafnya sudah ada kok," kata Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016).
Ahok mengerti penundaan pembahasan raperda hak anggota dewan. Ia tidak bisa berbuat lebih jauh lagi. "Makanya kalau mau tunda ya haknya dia ya. Mau ngapain kita. Sama saja merekaย menunda-nunda mengesahkan juga selama ini kan," ujar Ahok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembahasan dua rancangan peraturan daerah (raperda) terkait reklamasi tidak pernah mencapai kuorum di DPRD DKI. Dari 106 anggota DPRD, yang hadir haya 50-an saja.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menduga ada indikasi 'permainan' di balik penundaan pembahasan dua raperda dengan kasus suap yang kini tengah ditangani KPK.
"Kalau bahasa hukumnya, patut diduga (ada 'permainan')," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dihubungi, Rabu (13/4/2016).
(aan/nrl)










































