"Itu hoax yang dibilang berangkat ke luar negeri," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Politisi PDIP ini menyatakan kabar itu sebagai berita bohong alias hoax. Meski begitu, Prasetio mengaku telah berlibur ke AS pada jelang tahun baru 2016 lalu, namun memakai biaya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya, maksud lawatan Prasetio adalah dalam rangka kunjungan ke sister city di Negeri Paman Sam itu. Sekalian, dia mengajak anak-anaknya ke sana. Fasilitas uang negara hanya untuk Prasetio seorang sebagai Ketua DPRD DKI.
"Ternyata acara itu dibatalkan. Akhirnya saya berangkat sendiri dengan biaya sendiri, bukan biaya negara. Bersama keluarga saya," kata Prasetio.
Bahkan untuk 23 April nanti, Prasetio sudah punya rencana untuk berangkat ke Jepang dalam rangka kunjungan kerja sister city. "Kalau enggak salah nanti sepekan," kata Prasetio.
Nama-nama yang diduga menerima gratifikasi dan dana Perda Zonasi tahap pertama tercantum dalam pesan berantai WhatsApp. Kabar soal para anggota DPRD DKI yang mendapat gratifikasi terkait Perda Zonasi ini menyebar dengan cepat. Beberapa anggota dewan sudah membantah kebenaran kabar ini. (dnu/hri)











































