"Belum hari baiklah, tunggu-tunggu saja," ujar JK di Kantor Wapres Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016).
JK mengaku belum berencana bertemu khusus dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas reshuffle. Dia memastikan komunikasi dengan Jokowi tetap berjalan meski besok JK akan melakukan kunjungan ke Turki untuk menghadiri KTT OKI hingga akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara soal kedatangan Pendiri Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) yang juga Waketum Partai Amanat Nasional (PAN), JK memastikan pertemuan dilakukan bukan membahas reshuffle. Didik sebelumnya juga menyebut kedatangannya untuk menyerahkan undangan seminar perpajakan.
"(Pertemuan) Biasa saja, kan sebentar saja kan," katanya.
JK juga menyebut belum ada pembahasan khusus soal jatah kursi menteri untuk PAN. "Belum, belum, belum sampai ke situ," ujar dia.
Soal istilah 'hari baik' pernah disampaikan JK dalam wawancara hari Selasa (6/4). JK mengakui pembicaraan soal evaluasi kinerja menteri intens dibahas bersama Jokowi.
"Selalu dievaluasi, tinggal hari baik dalam mengumumkan. Yang mengumumkan memang Presiden. Memang sering kita bahas soal reshuffle. Dan semuanya berdasarkan kinerja," kata JK.
(fdn/tor)











































