Siswi SMK Mengadu ke Polisi: Pria Suka Perlihatkan Kelamin Juga Ada di Kolong Semanggi

Siswi SMK Mengadu ke Polisi: Pria Suka Perlihatkan Kelamin Juga Ada di Kolong Semanggi

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 12 Apr 2016 16:46 WIB
Siswi SMK Mengadu ke Polisi: Pria Suka Perlihatkan Kelamin Juga Ada di Kolong Semanggi
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Tiga orang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta merasa resah dengan adanya pria yang suka memperlihatkan kemaluannya di jalanan umum. Tidak hanya di JPO, mereka juga menyebut pria 'aneh' yang berbeda juga ada di kolong Semanggi.

"Saya sudah tiga kali melihat orang seperti itu, tetapi orangnya beda-beda," ujar Maula (15) kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/4/2016). Ketiganya mengadu ke SPKT Polda Metro. Namun laporan mereka ditolak karena masih di bawah umur dan diminta datang dengan pendamping.

Maula berkisah, pertama kali dia melihat pria dengan perilaku menyimpang ada di Jl Gatot Subroto arah Slipi tepatnya di dekat JPO Kartika Candra. Maula biasa menyeberang di JPO setiap pagi setiap beramgkat ke sekolahnya yang ada di kawasan Blok M, Jaksel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu itu saya lagi nunggu bus, terus orang itu lewat naik motor. Motornya jakan tapi pelan, tangan kananya pegang stang dan tangan kirinya megangin 'itunya', resletingnya juga kebuka," kata Maula.

Kejadian kedua, pernah dilihatnya di kolong Semanggi. Kali ini, dia tidak sendiri tetapi bersama dua temannya Puan (15) dan Irmawati (15). Menurut kesaksian mereka, pelakunya seorang pemotor.

"Yang kedua itu di kolong Semanggi, waktu itu kita mau pulang habis dari GBK, orang ini di trotoar dekat kolong Semanggi situ, lagi bawa motor juga terus dia keluarin 'itunya'," jelas Maula.

Terakhir, Maula kembali melihat pria dengan perilaku aneh itu ada di JPO Kartika Candra pada tadi pagi ketika dia hendak berangkat ke sekolah.

"Tadi pagi ada lagi, di JPO Kartika Candra. Sama gitu juga," imbuhnya.

Menurut Maula, dari tiga peristiwa yang ia alami itu, pelakunya berbeda-beda. Ia berharap, polisi menangkap pria-pria itu karena sudah menimbulkan keresahan.

"Ya ditangkaplah. Kan kita jadi takut kalau ketemu yang begitu lagi," timpal Irmawati. (mei/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads