"Saya sebagai korban, saya hari ini melaporkan karena perbuatan tidak menyenangkan. Saya sebagai wanita merasa dirugikan, sangat-sangat dirugikan karena perbuatan hal tidak menyenangkan dari salah satu pegawai perusahaan multinasional otomotif terbesar," jelas Cindy kepada wartawan usai melapor di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Cindy didampingi oleh pengacaranya, Servarius Serbaya dan juga kekasihnya, Sonny Tulung. Servarius mengatakan, pelaporan tersebut dibuat untuk membela hak-hak kliennya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Servarius, kliennya mendapatkan kekerasan dari terlapor. Korban dibawa ke sebuah hotel di Rawamangun, Jaktim oleh terlapor dan kemudian di situ terjadi perbuatan tidak menyenangkan.
"Kronologisnya nanti saat BAP. (Ada) kekerasan, klien saya ditarik. Klien saya dibawa ke sebuah tempat, hotel," ungkapnya.
Awalnya, terlapor mengajak korban ke hotel tersebut untuk membicarakan bisnis. Ketika diajak ke hotel, korban yang satu mobil dengan terlapor tidak pernah menyangka akan diperlakukan tidak menyenangkan.
"Kemudian dia melarikan diri. Terlapor punya agenda bisnis (ke Jakarta). Dia level manajemen atas, jabatannya GM," ungkapnya. Peristiwa itu terjadi pada 8 April pukul 21.30 WIB, di sebuah hotel di kawasan Jakarta Timur.
Sementara Sonny tidak banyak berkomentar. Ia berharap, terlapor mempertanggung jawabkan perbuatannya.
"Saya prihatin saja. Saya pikir perlu klarifikasi dan sebagainya, kita lihat lagi perkembangannya ke mana. Yang jelas terduga ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, itu saja. Nanti kita lihat lagi perkembangannya kemana," jelas Sonny.
Sonny mengaku, terlapor sempat meminta damai dengannya ketika ia memergoki korban bersama terlapor.
"Sempat adu mulut, tapi tidak ada perkelahian. Iya sempat minta damai," tutupnya. (mei/dra)











































