Sebelumnya memulai penyampaian Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyampaikan bahwa Purwakarta terlihat paling eye catching dimana latarnya yaitu Macan Putih yang terlihat mendominasi layar.
"Purwakarta ini paling berani, ada macannya itu," kata Aher.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dede di antaranya menyampaikan soal program rumah tidak laik huni dan pendidikan. Dedi hanya diam sepanjang pemaparan.
Usai penyampaian, Aher malah memuji Purwakarta yang dianggap paling berhasil dalam elektrifikasi. Mendengar itu, Dedi hanya tepuk tangan.
Wartawan menghubungi Dedi secara terpisah usai teleconference. Ketika ditanya kenapa dia mogok bicaara, Dedi mengatakan bahwa itu karena kekecewaannya pada Pemprov yang sedikit perhatian kepada daerah.
"Sedih, Purwakarta mah bantuan dari Pemprov paling kecil. Kalau ada prestasi di sini itu berkat pemerintah daerah bukan karena provinsi," katanya.
Beberapa waktu terakhir, Dedi memprotes turunnya jumlah dana bantuan provinsi. Berdasarkan data Pemprov, tahun ini Purwakarta hanya menerima Rp 28 miliar. Padahal tahun lalu mereka mendapatkan Rp 83 miliar. Pemprov beralasan, jumlah dana dikurangi untuk PON Jabar yang digelar tahun ini.
Baca: Bantuan Provinsi Jabar Dikurangi untuk PON, Depok Terima Dana Paling Kecil (tya/trw)











































