Prabowo Berharap Sengketa Ambalat Tidak Berakhir Perang
Rabu, 16 Mar 2005 15:15 WIB
Jakarta - Mantan Pangkostrad Letjen TNI Purn Prabowo Subianto berharap sengketa Ambalat antara Pemerintah Indonesia dengan Malaysia tidak berakhir pada perang.Namun yang jelas Pemerintah Indonesia harus tetap mempertahankan kedaulatan dan kehormatan bangsa.Hal itu disampaikan dia usai menjenguk terdakwa kasus korupsi pembelian MI-2 Gubernur NAD nonaktif Abdullah Puteh yang dirawat RS MH Thamrin jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2005)."Saya kira masalah Ambalat sebaiknya memandangnya dengan sejuk. Kita percaya penuh kepada pemerintah. Kita percaya penuh dengan Presiden SBY. Saya kira beliau orang yang sangat arif, hati-hati dan mampu menyelesaikan dengan baik. Itu pendapat saya," ujar Prabowo.Menurut dia, media massa juga harus membuat suasana yang sejuk. Sebab dirinya yakin pemerintah akan mempertahankan kedaulatan dan kehormatan bangsa.Mengenai Malaysia yang terus melakukan provokasi, dia berpendapat Indonesia merupakan bangsa yang besar, sehingga tidak perlu diprovokasi. Dirinya pun percaya kepemimpinan nasional dan seluruh komponen bangsa akan mempertahankan kedaulatan bangsa.Kalau terjadi perang? "Perang harus dihindari. Perang adalah sesuatu yang jangan kita lakukan. Saya kira kita bisa hindari. Ada jalan menghindari untuk yang lebih baik. Tapi jelas kalau kita harus mempertahankan kedaulatan ini," kata Prabowo.Namun saat ditanya mengenai kegiatannya menjenguk Puteh, dia enggan berkomentar dan menghindar. "Betul, beliau sakit," ujarnya singkat. Kok jenguk Puteh? tanya wartawan. "Beliau kan teman saya," sahut Prabowo seadanya sambil bergegas meninggalkan kerumunan wartawan.
(sss/)











































