Ketua DPR Bantah Ditelepon SBY dan Kalla Soal BBM
Rabu, 16 Mar 2005 14:56 WIB
Jakarta - Gedung DPR sedang diramaikan dengan pembahasan tentang kenaikan harga BBM. Wajar, di tengah memanasnya pembahasan itu, muncul isu-isu liar. Salah satunya, Ketua DPR Agung Laksono secara khusus ditelepon Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla terkait BBM itu. Namun, isu ini langsung dibantah oleh Agung Laksono. "Tidak ada itu. Buktinya, sekarang ada voting. Jadi tidak ada masalah apa-apa," bantah Agung kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/3/2005). Saat itu, Agung ditanya tentang isu yang menyatakan bahwa Agung telah dititipi pesan khusus dari Presiden SBY dan Wapres Kalla. Isunya, Presiden SBY menelepon Agung pada Selasa (15/3/2005) malam, sedang Kalla menelepon Agung pada Rabu (16/3/2005) pagi hari. Pesan SBY dan Kalla sama, mewanti-wanti Agung agar tidak ada voting dalam sidang paripurna tentang kenaikan harha BBM itu. Sebab, bila sampai ada voting, maka hal itu bisa mencoreng citra pemerintah. Seperti diketahui, hasil rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi DPR memutuskan bahwa voting akan digelar di sidang paripurna yang akan digelar pukul 15.00 WIB. Voting dilakukan apakah paripurna DPR perlu mengambil sikap atas kenaikan harga BBM atau paripurna DPR mengembalikan masalah BBM itu ke alat kelengkapan dewan.
(asy/)











































