Presiden Jokowi: Operasi Militer untuk Kemanusiaan Tak Dapat Diremehkan

Presiden Jokowi: Operasi Militer untuk Kemanusiaan Tak Dapat Diremehkan

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Selasa, 12 Apr 2016 09:15 WIB
Presiden Jokowi: Operasi Militer untuk Kemanusiaan Tak Dapat Diremehkan
Foto: Bagus Prihantoro/detikcom
Jakarta - Presiden Jokowi membuka International Fleet Review (IFR) 2016 yang merupakan rangkaian dari acara 'Komodo 2016'. Ajang ini adalah agenda angkatan laut dunia.

"Saya memahami bahwa salah satu perang yang paling berat adalah perang untuk memenangkan kemanusiaan. Dengan demikian, operasi militer selain perang (OMSP) tidak bisa diremehkan," kata Jokowi di Lantamal II Koarmabar, Teluk Bayur, Sumatera Barat, Selasa (10/4/2016).

Jokowi juga membanggakan posisi Indonesia yang strategis di antara Samudera Hindia dan Pasifik. Ini menunjukkan Indonesia akan muncul sebagai poros maritim dunia.

"Kita butuh kerja sama dengan negara-negara sahabat, khususnya Angkatan Laut dari negara-negara yang membentang di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Oleh sebab itu, saya mendukung penuh Latihan Multilateral Komodo 2016," tutur Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dalam Komodo 2016 juga ada latihan angkatan laut bertajuk Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK). Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dalam penanggulangan bencana, perlindungan sumber daya kelautan, serta peningkatan sumber daya manusia di sektor maritim.

"Sudah lama kita memunggungi laut, memunggungi teluk, memunggungi samudra. Padahal masa depan kita ada di sana. Padahal Poros Maritim Dunia ada di sana," pungkas Jokowi.

(bag/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads