Pertama Kali, Indonesia Jadi Wakil Tetap OKI

Pertama Kali, Indonesia Jadi Wakil Tetap OKI

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 12 Apr 2016 04:24 WIB
Pertama Kali, Indonesia Jadi Wakil Tetap OKI
Ilustrasi Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo/detikcom
Jakarta - Setelah 46 tahun menjadi anggota OKI (Organisasi Kerjasama Islam), akhirnya Indonesia untuk pertama kalinya memiliki Wakil Tetap (Permanent Representative) RI untuk organisasi internasional yang berdiri pada tahun 1969 dan beranggotakan 57 Negara itu.

Pada Rabu (6/4/2016), Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menyerahkan secara resmi surat kepercayaan (Credential Letter) kepada Sekjen OKI, HE Iyad Ameen Madani di Markas Pusat OKI Jeddah. Dalam pertemuan tersebut Maftuh Abegebriel juga menyampaikan salam dari Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Maftuh juga menegaskan, Indonesia akan selalu mendukung program-program OKI khususnya dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas dunia Internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya yakin, dengan diplomasi multitrack, Indonesia bisa melakukan diplomasi-diplomasi dahsyat yang selalu berpihak kepada nilai-nilai kemanusian. Dan lebih tegasnya saya akan berusaha maksimal untuk upholding and emphasizing OIC as bridge to spreading peace for all," ujar Maftuh dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Senin (11/4/2016).

Maftuh yang juga staf pengajar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia berperan di OKI dengan agenda-agenda besar seperti diplomasi kemanusiaan dan perdamaian. Dia pun mengatakan Indonesia siap untuk bekerjasama dengan negara-negara OKI.

"Indonesia siap bekerjasama dengan 57 Negara anggota OKI. Dan dengan pengalaman dan modal besar 'unity in diversity', Indonesia mampu untuk berkiprah di dunia internasional," katanya.

Maftuh mengatakan, Sekjen OKI Iyad Ameen Madani yang juga mantan Menteri Haji Arab Saudi itu berterimakasih kepada Indonesia yang telah sukses menyelenggarakan OIC Extraordinary Summit di Jakarta pada bulan Maret yang lalu dan semakin memantapkan peran dan komitmen Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Penugasan sebagai Watap RI tersebut merupakan suatu kemajuan dan peningkatan kerjasama yang nyata, mengingat penugasan tersebut baru pertama kalinya bagi Indonesia.

Iyad Ameen Madani juga menyampaikan tindak lanjut rencana pembukaan Kantor Perwakilan OKI di Jakarta. Terkait hal ini, Sekjen OKI menyampaikan bahwa pihaknya telah memenuhi permintaan yang diajukan Indonesia, baik yang menyangkut hal-hal substatif maupun teknis administratif mengenai pendirian Kantor Perwakilan OKI di Jakarta. Diharapkan, pendirian Kantor Perwakilan OKI di Jakarta dapat segera terwujud.

(jor/fiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads