Voting Digelar di Paripurna DPR

Rapat Konsultasi Deadlock

Voting Digelar di Paripurna DPR

- detikNews
Rabu, 16 Mar 2005 14:22 WIB
Jakarta - Rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi deadlock. Tidak ada satu pandangan mengenai perlu tidaknya DPR mengambil sikap terhadap kenaikan harga BBM. Akhirnya, diputuskan voting dalam sidang paripurna nanti. Hal ini disampaikan Ketua DPR Agung Laksono kepada wartawan seusai memimpin rapat konsultasi itu di gedung Nusantara III, gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/3/2005). Menurut Agung, voting akan dilakukan bukan untuk menentukan apakah sikap DPR menolak atau menerima kenaikan harga BBM, tapi untuk memilih apakah DPR perlu bersikap terhadap kebijakan BBM dalam rapat paripurna nanti atau masalah ini diteruskan di Komisi VII, XI, dan Panitia ANggaran. "Voting dilakukan untuk mengetahui apakah paripurna perlu mengambil keputusan apakah mengambil sikap terhadap kenaikan harga BBM atau mengembalikan ke alat kelengkapan dewan," ujarnya. Agung mengaku, dalam rapat konsultasi yang usai sekitar pukul 14.00 WIB itu, tidak ditemukan satu penedapat mengenai hal ini. "Dua pendapat ini terus berkembang dalam rapat dan kami sulit menyatukan. Akhirnya, kami mengambil jalan untuk melakukan pemungutan suara atau voting," terang Agung. Bila paripurna menyetujui DPR mengambil sikap terhadap kenaikan harga BBM, menurut Agung, nantinya akan dilakukan voting kembali untuk menentukan apakah DPR menerima atau menolak kenaikan harga BBM. Namun, jika hasil voting memilih masalah BBM dibahas di alat kelengkapan DPR, maka tidak akan ada voting kedua. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads