"Dapat info dari mana. Medianya yang ngawur," kata Jonan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2016).
Dia mengatakan pada Kamis (7/4), tak dipanggil ke Istana oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya, saat itu dia berada di kantor dan merasa tak pernah mendapat panggilan dari Presiden Joko Widodo.
"Jam berapa? Di kantor saya sampai pukul 24.00 WIB. Publik siapa yang ngomong begitu? Nggak tahu undangannya, enggak sampai kali. Saya merasa enggak dipanggil. Bagaimana?" tuturnya.
Lantas, disinggung kesiapan bila misalnya terkena reshuffle, Jonan menjawab tegas.
"Anda (wartawan, red) bukan presiden tanyanya lancang. Nanti saja kalau presiden yang tanya saya jawab. Nanti saja ya," katanya.
Terkait anggapan bila dirinya membuat gaduh karena ada aksi demo pengemudi taksi, Jonan menanggapi santai.
"Yang ngomong siapa? Yang demo siapa? Yang gaduh organda kan. Masa saya demo. Kalau enggak mau ikut aturan diblokir. Saya kasih batas waktu 31 Mei. Lihat saja. Dia yang proses kita fasilitas saja," tuturnya.
(hty/van)











































