Rapat Paripurna DPR Soal BBM Dianggap Hanya Dagelan
Rabu, 16 Mar 2005 13:53 WIB
Jakarta - Aliansi Tolak Kenaikan Harga BBM menilai rapat paripurna yang digelar DPR terkait dengan kenaikan harga BBM merupakan rapat dagelan yang tidak serius membicarakan masalah kenaikan harga BBM itu sendiri.Hal ini terbukti setelah melewati beberapa kali pertemuan, DPR dan pemerintah tidak pernah membuat suatu keputusan apa pun juga sampai hari ini.Menurut Humas Aliansi Tolak Kenaikan Harga BBM Jefri Silalahi dikantornya Jl. Kimia, Jakarta, Rabu, (16/3/2005), ada trik-trik dari sejumlah fraksi yang sepakat dengan kenaikan harga BBM."Kalau rapat paripurna hari ini sampai diskors lagi, kita akan menggelar aksi lagi," kata dia.Dia juga mengatakan, jika DPR sepakat dengan pemerintah dalam kenaikan harga BBM, pihaknya akan mendatangi DPR. "Kita rubuhkan, dan bubarkan saja parlemennya," tandas dia.Jefri juga menegaskan, setiap penundaan rapat di DPR ada dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sebesar Rp 1 miliar/harinya, dengan perhitungan kebutuhan BBM/hari rakyat Indonesia sebanyak 2 juta liter dikalikan Rp 500 dari kenaikan harga BBM."Kenapa DPR dalam paripurna justru membahas hal-hal lain, seperti kunjungan ke Laos dan sebagainya tapi BBM dibahas belakangan," tanyanya.Karena itu, dia mendesak DPR untuk segera mengambil sikap dan menolak kenaikan harga BBM kepada pemerintahan SBY dan menurunkan harga BBM saat ini juga.
(umi/)











































