Sempat Diisukan Rebutan Menteri, PDIP-PKB Kini Damai

Isu Reshuffle Menguat

Sempat Diisukan Rebutan Menteri, PDIP-PKB Kini Damai

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Senin, 11 Apr 2016 11:08 WIB
Sempat Diisukan Rebutan Menteri, PDIP-PKB Kini Damai
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dua parpol pendukung pemerintah yakni PDIP dan PKB sempat diisukan rebutan kursi Mendes. Kini keduanya sudah berdamai, namun tentu saja reshuffle sepenuhnya hak prerogatif Presiden.

PKB yang pertama kali bicara keras soal adanya parpol yang ingin merebut kursi Mendes. Sasarannya pun sangat jelas ke arah parpol terbesar pendukung Jokowi-JK yakni PDIP.

Sekjen PDIP bahkan sampai klarifikasi langsung soal tudingan itu. Namun demikian elite PKB tetap menyebut ada upaya sistematis untuk menggoyang Mendes PDT Marwan Jafar yang notabene elite PKB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasto sudah telepon sekjen, membantah. Tapi kita lihat memang ada upaya sistematis, ada yang digerakin," ungkap Wasekjen PKB Daniel Johan usai rapat paripurna di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Rupanya manuver PDIP ini membuat Ketum PKB Muhaimin Iskandar marah. "PKB lagi marah. Kami minta jangan pakai cara-cara jahat, profesional aja. Ukur kinerja profesional. Cak Imin juga marah, nggak terima. Ini bukan cuma urusan menterinya, tapi soal marwah," jelas Daniel.

Elite PDIP berulang kali menegaskan tak ada upaya merebut menteri PKB itu. Namun semakin ditegaskan elite PKB tak juga menerima. Maka elite PDIP dipimpin Sekjen Hasti Kristiyanto berencana menemui Ketum PKB Muhaimin Iskandar untuk menyelesaikan persoalan ini.

Entah sudah bertemu atau belum, namun Ketum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan keduanya sudah berdamai.Β  "Sudah damai sama PDIP," kata Cak Imin singkat usai menghadiri Deklarasi 'Nusantara Mengaji' di Masjid Darul Quran Asrama PTIQ, Jalan Batan No 63, Jakarta Selatan, Minggu (10/4/2016).

Lalu setelah PDIP dan PKB berdamai, apakah Mendes Marwan yang belakangan panen sorotan soal realisasi dana desa bakal selamat dari reshuffle? (van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads