Penanganan Limbah di DKI Jakarta Butuh Master Plan

Penanganan Limbah di DKI Jakarta Butuh Master Plan

- detikNews
Rabu, 16 Mar 2005 13:08 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Muhayar menilai diperlukan master plan penanganan limbah di wilayah DKI Jakarta. Selama ini, penanganan limbah masih tumpang tindih. "Perlu ada master plan pengolahan limbah yang signifikan karena selama ini terjadi tumpang tindih," ujar Muhayar di Gedung DPRD, Jl. Kebon Sirih, Jakpus, Rabu (17/3/2005). Dikatakan Muhayar, tumpang tindih terjadi karena Dinas Kebersihan DKI, Dinas Pekerjan Umum, dan PD Pengolahan Air Limbah (PAL) Jaya, semuanya membuat program penanganan limbah. Karena itu, ia mengusulkan pengolahan limbah yang terintegrasi dengan sistem zoning. Pengolahan limbah yang terintegrasi, lanjut Muhayar, berada di kawasan Setiabudi. Namun, pengolahan limbah itu belum dapat dikatakan mewakili DKI Jakarta karena hanya di berada satu tempat. "Selama ini, masyarakat tidak sadar telah terjadi kerusakan lingkungan akibat limbah. Bayangkan sedikitnya dalam sehari penduduk Jakarta yang berjumlah 8 juta jiwa diperkirakan memproduksi 2000 ton tinja," paparnya. (rif/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads