"Presiden itu punya takaran. Presiden itu melihat pembantunya. Mana yang cocok mana yang tidak. Jangan didorong-dorong lagi. Biarkan saja. Jangan berandai-andai," kata Imam usai menghadiri Deklarasi 'Nusantara Mengaji' di Masjid Darul Quran Asrama PTIQ, Jalan Batan No 63, Jakarta Selatan, Minggu (10/4/2016).
Imam menuturkan bahwa yang terpenting baginya sekarang adalah menjalankan tugas dengan baik. Visi dan misi presiden dapat diterjemahkan dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prinsip Jawa-nya nek iyo mosok ora, yen ora mosok iya," tambah Imam.
(imk/imk)











































