Pesisir Barat Lampung Terancam Angin Puyuh
Rabu, 16 Mar 2005 12:16 WIB
Bandarlampung - Masyarakat Lampung di kawasan pesisir barat, seperti di Panjang dan Kotaagung, harus berhati-hati dengan serangan angin puyuh yang dapat muncul dalam beberapa hari ini.Demikian dikatakan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Lampung Bambang Setyanto kepada pers, Rabu (16/3/2005)."Nelayan atau mereka yang ingin berlayar harus hati-hati dengan munculnya angin berkecepatan maksimum 30 knot atau 54 kilometer per jam karena dapat merusak segalanya," kata Bambang.Sampai Selasa kemarin, kata Bambang, dua kelompok awan konvektif yang dapat menimbulkan angin puyuh masih menutupi pesisir Lampung Barat wilayah itu dan Samudera Hindia. Perkiraan itu berdasarkan gambar dari satelit.Meskipun angin puyuh atau angin puting beliung hanya bersifat lokal dengan radius sempit, hantamannya dapat merusak rumah dan benda-benda lain lantaran kecepatannya cukup tinggi. Biasanya angin puyuh selalu muncul setiap peralihan musim.Sebelumnya pada Minggu dan Senin (13-14/3/2005) lalu, gelombang pasang menghantam pesisir Teluk Semangka di Kotaagung. Puluhan warga yang berada di dekat teluk ini melakukan pengungsian. Dan hari ini didapatkan kabar sebagian mereka telah kembali ke rumah masing-masing, meskipun sebagian yang berprofesi sebagai nelayan masih takut melaut.
(nrl/)











































