Tanggapi Kubu Djan, Ini Penjelasan Panitia Muktamar Soal Kemenangan Romi

Tanggapi Kubu Djan, Ini Penjelasan Panitia Muktamar Soal Kemenangan Romi

Mega Putra Ratya - detikNews
Minggu, 10 Apr 2016 10:55 WIB
Tanggapi Kubu Djan, Ini Penjelasan Panitia Muktamar Soal Kemenangan Romi
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - PPP kubu Djan Faridz menuding Muktamar VIII yang memutuskan Romahurmuziy (romi) terpilih lagi sebagai ketua umum hanya akal-akalan. Kubu Romi menegaskan pemilihan ketua umum secara aklamasi sudah konstitusional dan tidak ada rekayasa apapun.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada Djan Faridz untuk menghentikan langkah yang bisa menghancurkan PPP. Pada Muktamar VIII ini, KH. Maimoen Zubair hadir dan mengakui serta menyatakan dukungan terhadap Muktamar. Begitupun dengan pihak-pihak yang baru bergabung agar tidak ikut menghancurkan PPP," tegas Wakil Koordinator Persidangan Muktamar VIII PPP Qoyum Abdul Jabbar dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (10/4/2016).

Baca: Kubu Djan Faridz : Muktamar yang Menangkan Romy Hanya Akal-akalan

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Qoyum menjelaskan terpilihnya Romi sebagai ketua umum/ketua formatur secara mufakat/aklamasi dalam Sidang Paripurna VI Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan sudah sesuai dengan konstitusi partai. Karena dikehendaki oleh mayoritas muktamirin yang ditentukan melalui voting.

"Sidang Paripurna VI yang dipimpin Hasrul Azwar membahas mekanisme pemilihan ketua umum/formatur telah diambil keputusan berdasarkan pemungutan suara secara terbuka. Setiap peserta dibagi per DPW/provinsi dipanggil maju ke depan untuk menentukan pilihan," jelasnya.

Dari 1.235 peserta, yang memberikan hak suara sebanyak 1.149 peserta menyalurkan hak suara. Sebanyak, 1.062 peserta menginginkan pemilihan ketua umum secara mufakat/aklamasi, sedangkan 86 peserta menginginkan pemilihan ketua umum melalui voting.

Baca: Terpilih Jadi Ketum PPP, Romy Ajak Djan Faridz Masuk Kepengurusan (ega/mad)


Berita Terkait