Isu Nuklir, Iran Ingatkan Uni Eropa Tidak Gunakan Ancaman

Isu Nuklir, Iran Ingatkan Uni Eropa Tidak Gunakan Ancaman

- detikNews
Rabu, 16 Mar 2005 11:46 WIB
Jakarta - Pemerintah Iran mengingatkan Uni Eropa untuk tidak menggunakan "ancaman" dalam negosiasi nuklir yang tengah berlangsung dengan republik Islam itu. Ditegaskan bahwa Iran bertekad untuk melanjutkan program pengayaan uraniumnya.Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Kamal Kharazi seperti dilansir Aljazeera.com, Rabu (16/3/2005). Dituturkan Menlu, Iran sepakat dengan Inggris, Prancis, dan Jerman bahwa "setiap ancaman terhadap Iran" akan melanggar kesepakatan yang mendorong Iran menghentikan sementara program nuklirnya."Para pemimpin Eropa harus lebih berhati-hati, karena komentar-komentar mereka bisa dianggap sebagai pelanggaran kesepakatan," tukas Kharazi pada sebuah konferensi pers di Teheran."Negosiator (Eropa) harus mengetahui bahwa mereka berurusan dengan negara yang mampu. Sudah pasti, kami tidak akan menyerahkan hak kami untuk mengendalikan siklus bahan bakar nuklir," imbuhnya.Belum lama ini, para Menlu dari ketiga negara Uni Eropa tersebut menyatakan bahwa mereka sedang berupaya memperoleh "jaminan bahwa program nuklir Iran semata-mata untuk tujuan damai". Pada November lalu, Iran setuju untuk membekukan sementara semua kegiatan terkait pengayaan uranium.Namun Amerika Serikat dan Uni Eropa menginginkan penghentian secara permanen. Sebuah tuntutan yang ditolak keras oleh Iran dan dianggap sebagai "tidak masuk akal". Pemerintah Teheran bersikeras bahwa program nuklirnya tidak digunakan untuk mengembangkan senjata atom seperti yang dituduhkan AS, melainkan untuk pembangkit energi. (ita/)


Berita Terkait