Durian Merah, Magnet Agro Wisata Banyuwangi

Durian Merah, Magnet Agro Wisata Banyuwangi

Putri Akmal - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2016 17:00 WIB
Durian Merah, Magnet Agro Wisata Banyuwangi
Banyuwangi Agro Expo/Foto: Putri Akmal/detikcom
Banyuwangi - Perpaduan rasa manis, pahit dan warna merah dan aroma durian merah khas Banyuwangi jadi magnet di Banyuwangi Agro Wisata.

Saat membuka 3 festival di Banyuwangi, Menko bidang Kemaritiman Rizal Ramli mencicipi durian merah Banyuwangi. Rizal tampak menikmati buah ikon Banyuwangi tersebut di Banyuwangi Agro Expo.

"Ini pengalaman yang pertama bagi saya makan durian merah di Banyuwangi. Rasanya enak, manis ," puji Rizal saat mencicipi durian didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai membuka Festival Sego Cawuk, Art Week dan Agro Expo di Taman Blambangan, Sabtu (9/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto: Putri Akmal/detikcom


Selain membuka tiga event Banyuwangi Festival 2016, Menko Rizal juga menyaksikan penyerahan sertifikat tanda daftar milik Banyuwangi oleh Kementerian Pertanian sebagai tanda pengesahan dua varian durian merah asal Banyuwangi. Dua jenis durian merah asal Banywuangi itu adalah Sunrise of Java (SOJ) dan Balqis.

Sementara itu, Azwar Anas mengatakan, durian merah ini buah khas Banyuwangi yang saat ini tengah menjadi buruan para pecinta kuliner buah durian. Harganya pun semakin mahal, bahkan bisa mencapai Rp 450 ribu per buah.

Sebenarnya, durian merah Banyuwangi ada 25 varian yang bisa dikonsumsi. Dari berbagai jenis tersebut, yang terus dikembangkan ada 11 varian. Namun yang menjadi idola adalah SOJ dan Balqis.

Sebab warna daging durian ini sangat terang dan mencolok. Ketebalan dagingnya mencapai 16,5 milimeter dengan perpaduan rasa manis dan pahit yang pas di lidah. Aroma duriannya tidak setajam durian lain sejenisnya.

Selain rasa, durian merah ini memiliki khasiat yang layak diunggulkan. Tidak seperti durian berdaging putih yang kandungannya didominasi zat gula dan karbohidrat, durian merah mengandung banyak zat bermanfaat seperti serotonin yang bisa mengobati insomnia. Juga afrodisiak, fitohormon, dan titosteron sebagai penambah stamina. Ada pula kandungan antosianin yang bisa mencegah penuaan dini.

Foto: Putri Akmal/detikcom


Untuk mengembangbiakkan durian merah yang langka ini, pemkab berencana membentuk sentra pengembangan durian di Kecamatan Songgon yang luasnya diperkirakan 50 hektar.

Nikmatnya durian merah dan durian varian Banyuwangi lainnya bisa dinikmati sepanjang gelaran Banyuwangi festival agro expo yang digelar hingga Rabu (13/4) mendatang (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads