"Kalau tebusan itu Pemerintah tak mengurusi itu, silakanlah dari pihak perusahaan, itu urusan mereka," kata Badrodin saat dihubungi detikcom, Sabtu (9/4/2016).
"Pemerintah tidak punya urusan dengan itu. Kita hanya mendesak pemerintah Filiphina untuk segera membebaskan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang jelas kita dapat informasi yang terverifikasi bahwa 10 WNI dalam keadaan baik dan sehat," kataย kepada detikcom, Jumat (8/4/2016) malam.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo menegaskan sejauh ini masih terus dilakukan komunikasi diplomasi antar dua negara serta dengan pihak yang melakukan penyanderaan.
"Terus dilakukan komunikasi, diplomasi antar negara dan komunikasi dengan yang menyandera," tutur Jokowi usai menghadiri Muktamar PPP ke VIII di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (8/4/2016). (idh/tor)











































