Hadir di Muktamar PPP, Elite Kubu Djan Prihatin Ada Upaya Aklamasi

Hadir di Muktamar PPP, Elite Kubu Djan Prihatin Ada Upaya Aklamasi

Jurig Lembur - detikNews
Sabtu, 09 Apr 2016 14:21 WIB
Hadir di Muktamar PPP, Elite Kubu Djan Prihatin Ada Upaya Aklamasi
Muktamar PPP (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Di antara kubu Djan Faridz yang hadir adalah Epyardi Asda. Namun Epyardi kecewa dengan pembahasan tata tertib yang disebut mengarahkan pemilihan secara aklamasi.

"Saya merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa kami di sini. Di mana rapat-rapat yang seharusnya bisa jalan lancar, tetapi ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," ucap Epyardi di forum Muktamar, Asrama Haji, Jakarta Timur, Sabtu (9/4/2016)/

"Keinginan kawan-kawan kita dibentuk aklamasi saja," ucap Epyardi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembahasan tata tertib pemilhan ketua umum itu berlangsung tertutup dari awak media. Terdengar dari luar anggota forum saling bersahutan hingga akhirnya rapat diskorsing untuk istirahat.

"Adapun puncak masalah adalah ada persiapan kawan-kawan panitia yang berusaha percepat Muktamar supaya aman dan tenang, karena inginnya islah, damai, satu," lanjutnya.

Menurut Epyardi, biasanya di Muktamar berlaku pemilihan secara voting yaitu one man one vote. Artinya diberikan kebebasan kepada setiap pemilik suara untuk menentukan ketua umum/ketua formatur dan anggota formatur.

"Mereka tidak ingin aklamasi, hak mereka dibajak. Tapi dalam tatib yang dibuat harus aklamasi. Kawan-kawan sebagian tak terima," ujar Epyardi.

Ketentuan itu ada dalam poin 4 bahwa pemilihan ketua umum/ketua formatur dan anggota formatur dilakukan secara musyarawah untuk mencapai mufakat. Beberapa ingin dituliskan dilakukan secara voting, karena musyawarah dianggap aklamasi.

"Prinsipnya jelas islah seutuhnya dalam rangka rekonsiliasi berkeadilan," tegas Epyardi soal tujuan Muktamar.

Epyardi yang juga berniat maju sebagai ketua umum dalam Muktamar ini, tak merinci aklamasi itu ditujukan untuk calon ketua umum siapa. Namun memang beberapa nama sudah beredar siap jadi ketum.

Selain Epyardi, calon ketuam PPP lainnya ada Romahurmuziy, Lukman Hakim Saifuddin, Ahmad Muqowam, Mardiono, Fernita Darwis, Reni Marlinawati, dan Ermalena.

Sekretaris SC Muktamar PPP Arwani Thomafi, saat dikonfirmasi mengatakan mekanisme pemilihan itu belum dibahas. Pembahasan tata tertib baru menyelesaikan beberapa pasal seperti jumlah formatur disepakati 9.

"1 ketua formatur yaitu ketua umum terpilih dan 8 lainnya anggota dipilih oleh dan dari peserta Muktamar," ucap Arwani. (miq/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads