Hadiri Muktamar, Kubu Elite PPP: Kami Tak Ingin Jadi Ormas

Hadiri Muktamar, Kubu Elite PPP: Kami Tak Ingin Jadi Ormas

Hardani Triyoga - detikNews
Jumat, 08 Apr 2016 20:18 WIB
Hadiri Muktamar, Kubu Elite PPP: Kami Tak Ingin Jadi Ormas
Fernita Darwis (kanan) Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Perwakilan kubu Muktamar Jakarta yang dipimpin Djan Faridz ikut menghadiri Muktamar VIII di Pondok Gede, Jakarta Timur. Alasan mau dan menerima Muktamar VIII karena sudah menjalin komunikasi dengan kubu Romahurmuzy (Romi) serta pemerintah.

Selain itu, komunikasi terus dilakukan dengan Djan Faridz. Namun, Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta itu tak bersedia.

"Kita komunikasi ke pemerintah, Romy, dan Djan. Ternyata Djan yang tidak mau bersatu. Tapi, Romi dan kita sudah mulai bersatu," ujar Wakil Ketua Umum DPP Muktamar Jakarta, Fernita Darwis di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (8/4/2016).

Dia mengatakan Ketua Majelis Syariah PPP Maimoen Zubair juga sudah memberikan wejangan agar segela islah. Meski Fernita Darwis dan kawan-kawan sudah mulai bersatu, tapi Djan masih enggan.

Hal ini termasuk ketika surat keputusan Majelis Islah dibentuk, Djan masih belum bersedia. Alasannya, Djan masih mengacu terhadap putusan Mahkamah Agung.

"Dakwahnya Mbah Maimoen Zubair terus, dan islah berkoordinasi dengan pemerintah. Tapi, sampai SK diterbitkan majelis Islah, Djan tetap menolak, karena acuannya putusan MA," ujarnya.

Menurutnya, forum muktamar merupakan solusi yang tepat untuk melaksanakan islah dua kepengurusan. Bila tak kunjung islah, ancaman bagi PPP adalah peluang menjadi ormas.

"Kita putuskan ini muktamar islah seutuhnya. Sebagian pihak sudah ada di sini. Saya dan lain melakukan mengedepankan agar partai ini tak menjadi ormas," tuturnya.

Sebelumnya, saat memberikan sambutan, ada tiga Wakil Ketua Umum Muktamar Jakarta yang disebut Romi hadir dalam Muktamar ke VIII. Ketiga orang tersebut adalah Fernita Darwis, Epyardi Asda, dan Indah Suryadharma Ali.

(hat/dnu)


Berita Terkait