DetikNews
Jumat 08 April 2016, 20:06 WIB

Ini Alasan AKBP Untung Siap Maju Jadi Bupati Seram Barat

Mei Amelia R - detikNews
Ini Alasan AKBP Untung Siap Maju Jadi Bupati Seram Barat Foto: istimewa
Jakarta - AKBP Untung Sangaji tak lantas berkecil hati karena tidak diberi kenaikan pangkat atas jasanya dalam kasus bom Thamrin 14 Januari lalu. Untung malah dipinang 4 parpol untuk dicalonkan sebagai Bupati Seram Barat.

"Enggak, bukan (pencalonan bupati karena karir di Polri Mandeg) karena itu. Ini kan masyarakat yang meminta, kemudian ada 4 parpol yang sudah bersilaturahmi saja," ujar Untung saat berbincang dengan detikcom, Jumat (8/4/2016).

Di samping itu, Untung memang ingin mengabdikan diri di kampung halamannya selepas dirinya pensiun kelak.

"Itu cita-cita saya 3 tahun lalu untuk pulang kampung kalau diizinkan Pak Kalemdikpol (Komjen Syafrudin)," ungkapnya.

Untung sendiri sejauh ini belum kepikiran untuk mengajukan pensiun dini untuk pencalonan bupati tersebut.

"Kalau mau pensiun dini alasannya apa dulu, kalau (untuk pencalonan bupati) masyarakat meminta kemudian bisa dikerjakan ya kenapa tidak. Hobi kan banyak..jadi polisi juga kan hobi," imbuhnya.

Pria yang lahir di Ambon 6 Juni 1965 lalu itu memang ingin memajukan tanah kelahirannya. Andaikata ia mencalonkan bupati, ia menyatakan siap untuk membangun Pulau Seram Barat lebih baik lagi.

"Ya mereka itu kan datang (Parpol-red), kemudian tanya sama saya kira-kira program apa (untuk memajukan Pulau Seram Barat). Seram itu kan banyak, ada wisata baharinya, kemudian pertaniannya, banyak sekali yang bisa kita majukan," ujarnya.

Tetapi Untung kembali menegaskan, dirinya belum memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai bupati. Putera kedua dari pasangan Hendro Sangaji dan Siti Rohani ini menyatakan dirinya akan meminta restu terlebih dahulu dari pimpinannya.

"Kalau diizinkan pimpinan, saya kan punya pimpinan di Lemdikpol itu, pak Komjen Syafrudin, kemudian Kalakhar Satgas bom, baru dari situ ke Kapolri," ujarnya lagi.

Seandainya diijinkan pimpinan, Untung siap maju dalam pemilihan calon Bupati Seram Barat. "Tetapi kalau tidak, ya saya jalankan perintah pimpinan. Saya kan tidak pernah membantah perintah pimpinan," imbuhnya.

Untung punya jasa besar dalam kasus bom Thamrin. Ia keberulan ada di lokasi kejadian ketika ledakan bom pertama di Starbucks. Untung bahkan baku tembak dengan pelaku. Ia juga membantu mengevakuasi korban.

Atas jasanya itu, Untung diberi penghargaan pin emas oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Tetapi saat itu, Untung tidak datang karena harus mengajar di Pusdik Polair.

"Kalau waktu pemberian pin itu saya harus mengajar, kan saya sudah dibayar untuk mengajar, kasihan nanti 450 siswa saya enggak diberi pelajaran. Tapi kan waktu itu diwakilkan sama Tamat (rekannya di Polair yang juga ada di lokasi ledakan bom)," tuturnya.

Dagang Roti

Di kampung halaman, Untung memang dikenal sebagai anak yang tidak kenal lelah berjuang. Sejak kecil, Untung sudah berjualan roti, tape, es potong dan lain-lain.

"Bapak saya, almarhum kan beliau cuma veteran. Jadi sejak SD saya bantu-bantu keluarga mencari uang dagang roti, tape, segala macamlah," ungkapnya.

Sahabat-sahabatnya semasa kecil memanggilnya dengan 'Mat Hendro'. "Mat itu kan Achmad, nama saya kan Achmad Untung Suryanaga Sangaji. Hendro nama bapak saya," katanya.

Masyarakat setempat mengenal Untung sebagai atlet bela diri Thai Boxing. Sejak STM, Untung sudah menjadi pelatih Thai Boxing, bahkan hingga ke Thailand.

"Bahkan waktu kuliah, sampai perguruan tinggi pun saya melatih Thai Boxing," imbuhnya.

Untung juga pernah berkarya di kampung halamannya dengan mengajar keterampilan kepada sejumlah penderita tunarungu.

"Saya ajari peternakan kelinci sama anak-anak tunarungu sampai mereka sukses," ucapnya.
(mei/dra)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed