Ahok: Sunny Lebih Banyak Kasih Advice Politik karena Dia Dulu dari CSIS

Ahok: Sunny Lebih Banyak Kasih Advice Politik karena Dia Dulu dari CSIS

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jumat, 08 Apr 2016 15:21 WIB
Ahok: Sunny Lebih Banyak Kasih Advice Politik karena Dia Dulu dari CSIS
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Jakarta - Sunny Tanuwidjaja dicekal oleh KPK karena diduga berhubungan dengan kasus M Sanusi yang tertangkap tangan menerima suap soal Raperda Reklamasi Pulau di Pantai Utara Jakarta. Sosok Sunny ini disebut Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) sebagai penasihat politiknya.

KPK sebelumnya menyebut Sunny sebagai staf khusus Ahok namun dibantah. Ahok menyebut Sunny sebagai mahasiswa magang yang tengah menjadikan dirinya sebagai penelitian untuk disertasi doktoral di Universitas Northern Illinois Amerika Serikat.

Sunny rencananya akan mengikuti sepak terjang Ahok hingga tahun 2017 untuk mengetahui apakah Ahok akan terpilih kembali sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia juga disebut-sebut dekat dengan para pengusaha dan disebut-sebut sebagai perantara yang menghubungkan Ahok dengan para pengusaha tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Ahok kembali membuka peran baru Sunny. Apa itu?

"Saya tidak ada staf pribadi sebenernya, tapi saya punya belasan staf. (Ada) Sakti, Michael, Melva, dll. Kalau Sunny lebih banyak kasih advice politik karena dia (dulu di) CSIS," ungkap Ahok usai meresmikan pembangunan Jembatan Bundaran Semanggi, Jumat (8/4/2016).

Mantan politisi Gerindra ini mengaku sering bertukar pikiran dan pengalaman dengan banyak orang. Sunny menjadi salah satunya.

"Ini bahasa kampung saya, kalau bodoh nurut kalau pintar ngajar. Jadi saya sama staf saya sederhana, kalau anda lebih pintar ajarin saya, kalau lebih bodoh saya ajarin," tuturnya.



Meski begitu, Ahok membantah Sunny bekerja dengan dirinya. Namun ia menyatakan sudah mulai dekat dengan Sunny sejak ia menjabat sebagai anggota dewan di Senayan pada tahun 2010.

"Dia ikutin saya sejak di DPR RI 2010. Kamu tanya dia aja lah. Bagi siapapun yang mau belajar, 3 bulan, 6 bulan, setahun bebas aja. Sunny sih hampir semua (pengusaha) kenal ya, lingkungan ini kok," kata Ahok.

Hubungan Sunny dan Ahok juga tak hanya sekedar antara responden dengan peneliti. Ahok sempat mengajak kerabat bos Sinar Mas itu bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Ketum NasDem Surya Paloh. (ear/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads