"Bunuh diri itu dosa besar apalagi sampai membunuh diri dan membunuh orang lain. Cuma orang-orang bodoh yang bilang jihad itu harus bunuh diri," ujar mantan KSAD itu di depan ratusan santri Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung, Bogor, Jumat (8/4/2016).
Ryamizard lantas menyinggung mengenai pengaruh ISIS di Indonesia. Menurut Ryamizard, saat ini kekuatan ISIS kira-kira berjumlah sekitar 200-300 ribu orang dan dengan jumlah tersebut ISIS sudah bisa menggoyang dunia dengan teror-teror yang terjadi di berbagai negara seperti Belgia, Prancis dan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryamizard menjelaskan cara untuk mencegah paham terorisme dan radikalisme berkembang di Indonesia, adalah dengan semangat dan kesadaran bela negara serta penanaman nilai-nilai luhur pancasila. Bahkan dalam lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya, terdapat pesan mendalam tentang filosofi dan jiwa bela negara yaitu pada lirik 'Di sanalah kita berdiri jadi pandu ibuku' dan 'Marilah kita berseru Indonesia bersatu'.
"Esensi dari kesadaran bela negara ini adalah mewujudkan warga negara yang memiliki kesadaran sikap dan perilaku sesuai Pancasila," tutupnya.
(fjp/fjp)











































