Menhan: Cuma Orang Bodoh yang Bilang Jihad Harus Bunuh Diri

Menhan: Cuma Orang Bodoh yang Bilang Jihad Harus Bunuh Diri

Bisma Alief, - detikNews
Jumat, 08 Apr 2016 13:58 WIB
Menhan: Cuma Orang Bodoh yang Bilang Jihad Harus Bunuh Diri
Foto: Bisma Alief
Jakarta - Dalam kunjungannya ke  Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut pelaku terorisme yang melakukan bom bunuh diri sebagai perilaku bodoh. Apalagi mereka mengatasnamakan jihad dalam setiap aksi bom bunuh dirinya.

"Bunuh diri itu dosa besar apalagi sampai membunuh diri dan membunuh orang lain. Cuma orang-orang bodoh yang bilang jihad itu harus bunuh diri," ujar mantan KSAD itu di depan ratusan santri Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung, Bogor, Jumat (8/4/2016).

Ryamizard lantas menyinggung mengenai pengaruh ISIS di Indonesia. Menurut Ryamizard, saat ini kekuatan ISIS kira-kira berjumlah sekitar 200-300 ribu orang dan dengan jumlah tersebut ISIS sudah bisa menggoyang dunia dengan teror-teror yang terjadi di berbagai negara seperti Belgia, Prancis dan Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa dibayangkan bila setengah persen warga Indonesia terpengaruh oleh kelompok ISIS.  Artinya, bayangkan betapa masifnya dampak kerusakan dunia yang akan terjadi," kata Ryamizard.

Ryamizard menjelaskan cara untuk mencegah paham terorisme dan radikalisme berkembang di Indonesia, adalah dengan semangat dan kesadaran bela negara serta penanaman nilai-nilai luhur pancasila. Bahkan dalam lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya, terdapat pesan mendalam tentang filosofi dan jiwa bela negara yaitu pada lirik 'Di sanalah kita berdiri jadi pandu ibuku' dan 'Marilah kita berseru Indonesia bersatu'.

"Esensi dari kesadaran bela negara ini adalah mewujudkan warga negara yang memiliki kesadaran sikap dan perilaku sesuai Pancasila," tutupnya.

(fjp/fjp)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads